Rekomendasi Harga Minyak 24 September 2020: Naik Karena Pasar Yang Kembali Optimis Risk-On

251

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak benchmark AS WTI naik sedikit mendekati $39.75 selama perdagangan sesi Asia pada paruh pertama hari Rabu. Minyak WTI mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut setelah laporan dari American Petroleum Institute (API) mengenai jumlah persediaan minyak AS yang mengkuatirkan. Selain itu harga minyak juga tertekan oleh meningkatnya kasus coronavirus dan menguatnya dolar AS.

Dari API dilaporkan bahwa persediaan minyak mentah AS naik 691.000 barel dibandingkan dengan penurunan sebelumnya sebanyak 9.517.000 barel selama minggu yang berakhir pada 18 September.

Apresiasi dari Dolar AS terus berlangsung ditengah keprihatinan mengenai pertumbuhan ekonomi global  karena coronavirus gelombang kedua memukul Eropa dan di Amerika Serikat sendiri tidak menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Berita baru-baru ini menunjukkan munculnya klaster baru Covid – 19 di Brooklyn yang menekan gerakan pemulihan harga minyak.

IHS Markit sementara PMI manufaktur AS untuk bulan September naik ke 53.5 dari bulan Agustus di 53.1 selain itu lebih tinggi daripada yang diperkirakan di 52.5. Sentimen di sektor manufaktur ini berada pada level tertingginya selama 20 tahun. Sementara PMI jasa hanya turun sedikit di 54.6 dari sebelumnya di 55. Bagusnya angka makro ekonomi AS ini menaikkan prospek pemulihan ekonomi sehingga memberikan dorongan naik bagi harga minyak

Penurunan lebih lanjut dari harga minyak akan berhadapan dengan “support” terdekat di $38.68 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $37.50 dan kemudian $36.08.

Sedangkan kenaikannya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $41.27 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $42.69 dan kemudian $43.87.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here