Forex Eropa EURUSD 25 September: Tertekan Kekhawatiran Gelombang Kedua Covid-19 di Eropa

344
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Jumat (25/9/2020) posisi kurs euro bergerak bearish mendekati posisi resisten kuat harian oleh pergerakan dolar AS yang kuat serta sentimen meningkatnya kasus baru terinfeksi virus corona di kawasan Eropa. Dan secara mingguan bersiap mencetak penurunan 1% lebih untuk perdagangan pekan ini.

Sentimen investor dikhawatirkan tentang gelombang kedua infeksi virus korona di Eropa membuat investor bergegas mencari aset safe haven. Jumlah kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di Spanyol melebihi 700.000, sementara jumlah orang yang dirawat di rumah sakit di Prancis naik di atas 6.000 untuk pertama kalinya dalam dua bulan.

Indeks dolar diperdagangkan sekitar tertinggi 2-bulan dan berada di jalur untuk membukukan kenaikan dekat 1,5% untuk minggu ini, yang merupakan kenaikan mingguan terbesar sejak minggu pertama bulan April. Investor menyambut prospek paket stimulus AS yang baru ketika partai Demokrat menyiapkan paket bantuan virus korona yang lebih kecil senilai $ 2,4 triliun ketika mereka mencoba kembali melakukan  pembicaraan dengan Partai Republik.

Sentimen pergerakan selanjutnya dari laporan data ekonomi, pasar akan memperhatikan rilis data AS yaitu data durable goods orders yang diperkirakan menunjukkan data   lebih rendah dari posisi sebelumnya.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD akan ditutup bearish. Kini pair berada di posisi 1.1643 yang sedang turun menuju support kuat di 1.1628-1.1590. Namun jika rebound, akan  naik kembali ke posisi 1.1684 sebelum menuju resisten kuatnya  1.1695 – 1.1730.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here