Forex Eropa GBPUSD 25 September: Kekuatan Dolar AS Kembali Menekan Poundsterling

403

(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Jumat (25/9/2020) posisi poundsterling dalam pair GBPUSD bergerak bearish setelah sempat menembus posisi resisten di sesi Asia. Pound Inggris ini  tertekan kembali oleh pergerakan kuat dolar AS yang menembus resisten kuatnya. Selain itu juga dibebani oleh laporan data ekonomi yang mengecewakan. Secara mingguan poundsterling sedang dalam jalur pelemahan 1,7% pekan ini.

Inggris melaporkan Public Sector Net Borrowing senilai 35,92 miliar GBP pada Agustus 2020, pinjaman tertinggi ketiga sepanjang sejarah. Dipicu oleh penerimaan pajak yang jatuh karena PPN, Pajak Perusahaan dan Pajak Penghasilan dan pengeluaran naik karena Skema Retensi Pekerjaan Coronavirus dan Skema Dukungan Pendapatan Wiraswasta.

Pergerakan kuat sebelumnya dipengaruhi sentimen pandangan Investor  bahwa lebih banyak langkah-langkah stimulus untuk membantu ekonomi mungkin diumumkan segera setelah Kanselir Inggris Rishi Sunak pada Kamis mengumumkan rencana pemerintah yang bertujuan untuk melindungi pekerjaan selama enam bulan ke depan.

Indeks dolar diperdagangkan sekitar tertinggi 2-bulan dan berada di jalur untuk membukukan kenaikan dekat 1,5% untuk minggu ini, yang merupakan kenaikan mingguan terbesar sejak minggu pertama bulan April. Investor menyambut prospek paket stimulus AS yang baru ketika partai Demokrat menyiapkan paket bantuan virus korona yang lebih kecil senilai $ 2,4 triliun ketika mereka mencoba kembali melakukan  pembicaraan dengan Partai Republik.

Sentimen pergerakan selanjutnya dari laporan data ekonomi, pasar akan memperhatikan rilis data AS yaitu data durable goods orders yang diperkirakan menunjukkan data   lebih rendah dari posisi sebelumnya.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD ditutup melemah. Kini pair berada di posisi 1,2704 yang menuju  support kuatnya di 1,2693-1,2646. Namun jika menguat  kembali, akan naik ke posisi 1.2804 sebelum   menuju resisten lemahnya di 1,2874-1,29705.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here