IHSG Senin Siang Terkoreksi 0,4% ke 4923; Profit Taking Paska Rebound Kuat

137
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (28/9) terpantau terkoreksi 22,028 poin (0,45%) ke level 4.923,763 setelah dibuka menguat signifikan ke level 4.988,809. IHSG fluktuatif dua arah lalu tergerus profit taking setelah rebound tajam sesi sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya menguat setelah bursa Wall Street membukukan gain dan data industri China positif. terkoreksi 22,028 poin (0,45%) ke level 4.923,763

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,21% atau 32 poin ke level Rp 14.904, dengan dollar AS di pasar uang Asia terkoreksi setelah menguat di sesi sebelumnya; di bawah posisi 2 bulan tertingginya dengan investor mencermati perkembangan sederet data ekonomi dan situasi politik di AS pada minggu ini. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.872.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat signifikan 43,018 poin (0,87%) ke level 4.988,809, Sedangkan indeks LQ45 naik 8,808 poin (1,16%) ke level 769,129. Siang ini IHSG terkoreksi 22,028 poin (0,45%) ke level 4.923,763. Sementara LQ45 terlihat turun 0,85% atau 6,432 poin ke level 753,889.

Siang ini enam dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor keuangan yang merosot 1,19%, diikuti sektor aneka industri yang turun 1,06% juga.

Tercatat sebanyak 162 saham naik, 217 saham turun dan 153 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 408.65 kali transaksi sebanyak 5,99 miliar lembar saham senilai Rp 3,579 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,59%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,74%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Bank Mandiri (BMRI) -3,27%, United Tractor (UNTR) -2,50%, Bank BTN (BBTN) -2,43%, dan PGN (PGAS) -1,51%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkena profit taking setelah rebound tajam sesi sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya menguat mengikuti gain Wall Street dan positifnya data industri China. Berikutnya IHSG kemungkinan akan mengurangi loss-nya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.187 dan 5.381. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.755, dan bila tembus ke level 4.521.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here