Harga Karet Tocom dan Sicom Terpangkas Profit Taking

243

(Vibiznews – Commodity) –  Pada perdagangan karet di beberapa bursa komoditas berjangka internasional hari Selasa (29/9/2020), harga kompak mengalami penurunan sebagai akibat aksi profit taking pasar. Demikian harga karet Tocom di bursa Osaka-Jepang retreat dari posisi  tertinggi 3 pekan pada perdagangan sebelumnya. 

Rally harga karet di Tocom, Sicom dan juga SHFE terhenti oleh meningkatnya kekhawatiran demand global akibat krisis covid-19 yang terus menekan dunia. Kekhawatiran ini juga telah membuat harga minyak mentah kembali merosot yang turut menekan perdagangan komoditas karet.

Kekuatan harga sebelumnya ditopang oleh meningkatnya permintaan sarung tangan karet pelindung akibat wabah virus corona dan terbatasnya pasokan. Thailand dulunya memfokuskan produksi pada lembaran karet tetapi mengalihkan produksinya ke lateks, yang digunakan untuk membuat sarung tangan karet.

Harga karet alami di bursa Osaka untuk kontrak paling ramai untuk kontrak bulan Januari 2021 akhir perdagangan  sesi sore ditutup turun  1,2 yen atau 0,62% ke posisi 191.3 yen per kg. Sempat  bergerak kuat ke posisi 193,7 setelah dibuka pada  posisi 190,6. Pelemahan harga sempat juga dipicu oleh penguatan yen Jepang terhadap dolar AS awal sesi.

Harga karet di  bursa Singapura – Sicom,  untuk kontrak yang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Januari 2021 ditutup melemah  $1,3 atau 0,93% dari harga sesi sebelumnya ke posisi 139,0. Untuk perdagangan karet di bursa Shanghai (SHFE), harga karet kontrak bulan Januari 2021 berada di posisi 12600 yuan, yang turun 50 yuan atau 0,3% dari posisi sebelumnya.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center   

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here