Harga Karet Tocom Awal Oktober Menguat, Sicom dan SHFE Masih Tertekan

961

(Vibiznews – Commodity) –  Mengawali perdagangan karet global pada kuartal terakhir tahun 2020, terpantau harga mayoritas bursa komoditas berjangka internasional melemah seperti di Sicom dan juga SHFE. Namun berbeda dengan karet Tocom di bursa Osaka-Jepang alami kenaikan jelang penutupan sesi, setelah sempat tertekan turun ke posisi terendah sepekan.

Terkoreksinya pelemahan harga karet Tocom mendapat kekuatan dari pelemahan yen Jepang terhadap dolar AS pada pertengahan sesi, setelah awal sesi menguat yang turut menekan harga. Pelemahan harga di Sicom dan SHFE masih seputar pergerakan harga minyak mentah global melemah.

Harga karet alami di bursa Osaka untuk kontrak paling ramai untuk kontrak bulan Januari 2021 akhir perdagangan  sesi sore ditutup naik  0,8 yen atau 0,43% ke posisi 188.5 yen per kg. Sempat  bergerak kuat ke posisi 189,8 dan turun ke   posisi 185,6.

Harga karet di  bursa Singapura – Sicom,  untuk kontrak yang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Desember 2020 ditutup melemah  $0,7 atau 0,51% dari harga sesi sebelumnya ke posisi 135,4. Untuk perdagangan karet di bursa Shanghai (SHFE), harga karet kontrak bulan Januari 2021 berada di posisi 12350 yuan, yang turun 285 yuan atau 0,9% dari posisi sebelumnya.

Namun secara fundamental perdagangan karet global masih kuat harganya, dikarenakan prospek produksi global yang suram pada tahun 2020. Asosiasi Negara Produsen Karet Alam telah memangkas perkiraan produksi globalnya untuk tahun 2020 menjadi 13,2 juta triliun, hampir 5% lebih rendah dari 2019.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here