Harga Kedelai di Akhir Minggu Turun, Karena Progress Panen Lebih Cepat

197

(Vibiznews – Commodity) – Harga kedelai turun pada akhir minggu karena diperkirakan progress panen yang lebih cepat pada minggu ini di daerah Midwest AS.

Harga kedelai Nopember di CBOT turun 2.75 sen menjadi $10.2075 per bushel, harga soymeal Oktober naik $4.40 menjadi $349.40 per ton, dan harga minyak kedelai turun 71 sen menjadi $31.94 .

Pada seminggu ini harga kedelai naik 18.25 sen atau 1.8%, karena pada hari Rabu laporan persediaan turun.

USDA melaporkan adanya ekspor swasta sebesar 252,000 MT kedelai ke negara tujuan yang tidak diketahui, sedangkan ada juga ekspor swasta sebesar 264,000 kedekai ke Cina.

Laporan ekspor mingguan USDA untuk kedelai sampai 24 September sebesar 2.591 MMT, sehingga akumulasi ekspor sebesar 1.4 milyar bushel,  jumlah ini 169% dari 2019/20 dan naik 46% dari rekor 2016/17 pada 4 minggu pertama tahun marketing.  Perkiraan kedelai yang digiling sebesar 174.7 mbu,sehingga total kedelai yang digiling pada tahun 2019/20 menjadi 2.164 milyar, dibawah perkiraan WASDE untuk bulan September sebesar 2.180 bbu. Persediaan minyak kedelai turun 165 juta lbs dari bulan Juli ke Agustus, sehingga membuat persediaan menjadi 1.958 milyar lbs.

Brazil melaporkan bahwa pengiriman kedelai bulan September sebesar 4.47 MMT turun dari 4.6 MMT dari tahun lalu September 2019.

IHS Markit menurunkan hasil panen kedelai sebesar 51.9 bpa yang akan menghasikan 4.294 milyard bushel kedelai.Sedangkan Stone X menurunkan perkiraan hasil panen kedelai menjadi  52.4 bpa dari perkiraan sebelumnya sebesar  52.9 bpa.

Analisa tehnikal untuk kedelai dengan suppor pertama di $10.06 dan berikut ke $9.85 sedangkan resistant pertama di $10.27 dan berikut ke $10.48.

Loni T /Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here