IHSG Rabu Siang Melemah 0,6% ke 4970; Batalnya Pembicaraan Stimulus AS Melemahkan Bursa Asia

255
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (7/10) terpantau melemah 29,135 poin (0,58%) ke level 4.970,086 setelah dibuka terkoreksi ke level 4.971,840. IHSG sempat fluktuatif di dua zona lalu terkoreksi profit taking setelah 2 hari menguat, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya melemah di tengah turunnya harga minyak dan kabar Trump membatalkan pembicaraan paket stimulus dengan Demokrat sampai selesai pemilu.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,10% atau 15 poin ke level Rp 14.750, dengan dollar AS di pasar uang Asia bergerak terbatas setelah menguat di sesi sebelumnya; terangkat sebagai safe haven dengan Trump membatalkan pembicaraan paket stimulus dengan Demokrat sampai setelah pemilu. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.735.

Mengawali perdagangannya, IHSG terkoreksi 27,381 poin (0,55%) ke level 4.971,840, sedangkan indeks LQ45 turun 6,204 poin (0,81%) ke level 757,957. Siang ini IHSG melemah 29,135 poin (0,58%) ke level 4.970,086. Sementara LQ45 terlihat turun 1,05% atau 8,001 poin ke level 756,160.

Siang ini sembilan dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor property yang merosot 2,09%, diikuti sektor finance yang turun 1,03%.

Tercatat sebanyak 146 saham naik, 235 saham turun dan 167 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk sangat ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 366,34 kali transaksi sebanyak 11,63 miliar lembar saham senilai Rp 13,725 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya bias melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,21%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,46%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Barito (BRPT) -3,43%, Bintang Oto (BOGA) 2,97%, Bank BRI (BBRI) -2,82%, dan Bank BCA (BBCA) -1,40%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini fluktuatif lalu terkoreksi profit taking setelah 2 hari menguat, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya melemah di tengah turunnya harga minyak dan keputusan Trump membatalkan pembicaraan paket stimulus dengan Demokrat. Berikutnya IHSG kemungkinan akan mengurangi sebagian loss koreksinya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.187 dan 5.381. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.755, dan bila tembus ke level 4.521.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here