Harga Emas Tertekan Penguatan Dolar AS

400

(Vibiznews – Commodity) Harga emas jatuh pada hari Selasa (13/10) terpicu rebound dalam dolar, sementara investor berharap paket stimulus AS dapat dirilis.

Harga emas spot turun 0,1% menjadi $ 1.920,76 per ons.

Harga emas berjangka AS turun 0,13% menjadi $ 1.926

Indeks dolar naik 0,1% terhadap saingannya, sementara saham Asia melemah.

Di radar investor berharap RUU bantuan virus corona AS yang baru setelah juru bicara Gedung Putih mengatakan pada hari Senin bahwa Senat Republik akan mengikuti apa yang diinginkan Presiden AS Donald Trump dalam undang-undang.

Trump pada hari Minggu meminta Kongres untuk mengesahkan RUU, saat negosiasi tentang paket yang lebih luas terus mengalami hambatan.

Langkah-langkah stimulus besar-besaran untuk membatasi kerusakan ekonomi dari pandemi Covid-19 telah mendukung emas, yang secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang. Harga telah naik sekitar 26% sepanjang tahun ini.

Sementara itu, menambah ketidakpastian atas pemulihan ekonomi adalah lonjakan kasus virus corona baru-baru ini di negara-negara besar, dengan infeksi di seluruh dunia melintasi 37,68 juta.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk selanjutnya harga emas berpotensi lemah jika dolar AS terus menguat. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $ 1.910-$ 1.900, namun jika naik akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1.927-$ 1.935.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here