Meski Nikkei Akhir Pekan Bearish, Saham Pengelola Uniqlo Melonjak Tinggi

148
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Pelemahan harga saham kembali terjadi pada perdagangan bursa Jepang hari Jumat (16/10/2020), dengan indeks Nikkei anjlok ke posisi terendah sepekan lebih. Tekanan jual saham Nikkei banyak dipicu oleh posisi yen Jepang yang menguat terhadap dolar AS. Secara mingguan indeks Nikkei bearish dengan penurunan 0,89 setelah pekan sebelumnya gain 2,87%.  

Sentimen investor jatuh di bursa Tokyo setelah Menteri Keuangan Taro Aso menepis seruan untuk anggaran stimulus tambahan yang besar, mengatakan situasinya berbeda dari awal tahun ini ketika dukungan fiskal besar-besaran diperlukan di tengah keadaan darurat.

Tekanan jual juga datang dari peringatan panel IMF tentang kerusakan permanen pada ekonomi global di tengah percepatan pandemi virus korona baru, mencatat bahwa  krisis mengancam untuk meninggalkan luka jangka panjang pada ekonomi global, seperti pertumbuhan produktivitas yang lebih lemah, beban utang yang lebih berat, keuangan yang meningkat.

Indeks harian Nikkei ditutup turun 96,6 poin atau 0,41% lebih rendah ke posisi 23.410,63, terendah sejak 5 Oktober. Demikian untuk indeks Topix ditutup turun 0,86% menjadi 1.617,69. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Desember 2020 kini sedang bergerak negatif hingga turun 90 poin atau 0,38% ke posisi 23.410.

Pelemahan Nikkei banyak ditekan oleh saham-saham eksportir utama dikarenakan penguatan yen seperti saham Toyota yang anjlok 0,58%, saham Sony anjlok 2,04% dan saham Suzuki Motor anjlok 2,30%. Namun terdapat saham yang melonjak tinggi seperti saham  Fast Retailing yang melonjak lebih dari 4,4% setelah operator ritel pakaian Uniqlo tersebut melaporkan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan.

Saham Fujifilm Holdings juga melonjak 2,5% setelah perusahaan mengatakan telah mengajukan persetujuan di Jepang untuk obat anti-influenza Avigan sebagai pengobatan untuk COVID-19.

 Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here