Survei Perbankan Tw III: Pertumbuhan Kredit Baru Triwulan IV Diprakirakan Meningkat; Indikasi Pemulihan Ekonomi

214
Photo: Vibizmedia

(Vibiznews – Banking) – Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) terbaru mengindikasikan pertumbuhan triwulanan (qtq) kredit baru pada triwulan III-2020 meningkat dibandingkan periode sebelumnya, tercermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) permintaan kredit baru pada triwulan III-2020 sebesar 50,6%, lebih baik dibandingkan dengan -33,9% pada triwulan sebelumnya, namun lebih rendah dibandingkan dengan 68,3% pada triwulan III-2019.

“Berdasarkan jenis penggunaan, meningkatnya pertumbuhan kredit baru terjadi pada seluruh jenis kredit, dengan kenaikan terbesar pada jenis kredit modal kerja. Pada triwulan IV-2020, pertumbuhan kredit baru diprakirakan meningkat, meski tidak setinggi periode yang sama pada tahun sebelumnya,” demikian rilis dari Departemen Komunikasi Bank Indonesia kepada media, Jumat ini (16/10).

Sumber: BI, 16-10-2020

Standar penyaluran kredit pada triwulan IV-2020 diprakirakan tidak seketat periode sebelumnya. Hal ini terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) sebesar 8,1%, lebih rendah dibandingkan dengan 11,0% pada triwulan sebelumnya. Keketatan standar penyaluran kredit terindikasi akan berkurang pada seluruh jenis kredit, terutama kredit kepada debitur UMKM.

Hasil survei mengindikasikan pertumbuhan kredit melambat untuk keseluruhan tahun 2020. Responden memprakirakan pertumbuhan kredit pada 2020 sebesar 2,5% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan realisasi kredit pada 2019 sebesar 6,1% (yoy).

Analis Vibiz Research Center melihat meningkatnya permintaan kredit baru pada triwulan III 2020 sebagai indikasi pemulihan aktivitas dunia usaha setelah tertekan signifikan oleh pandemi virus corona. Penyesuaian perbankan, termasuk dengan pelonggaran lanjutan kebijakan kredit, memang harus diambil sebagai bagian dari bentuk relaksasi pemberian kredit untuk mengatasi dampak dari Covid-19. Suatu indikasi menuju pemulihan ekonomi nasional telah terlihat, dan kita berharap realisasi pertumbuhan kredit baru akan tercatat sampai akhir tahun ini sejalan dengan implementasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here