Harga Minyak Sawit Naik Dua Hari Berturut-turut

202

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit naik untuk hari kedua pada penutupan pasar hari Kamis  karena mengikuti kenaikan dari harga minyak kedelai juga didorong oleh meningkatnya ekspor dan menurunnya produksi.

Harga minyak sawit Januari di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 30 ringgit atau 1.1% menjadi 2,888 ringgit ($697.25) per ton. Harga sempat naik 2.8% dan mencapai harga tertinggi sejak 15 Oktober.

Harga minyak sawit pada hari Selasa naik 3% karena data dari cargo surveyor mengatakan ekspor Malaysia dari 1 – 20 Oktober naik 4% dari bulan lalu, sedangkan produksi dari 1-20 Oktober turun 10% dari bulan lalu.

Pasar sudah memperkirakan produksi Malaysia akan turun pada kuartal ke empat ini karena kekurangan pekerja namun curah hujan yang meningkat menyebabkan pada bulan September produksi masih naik 0.3%.

Curah hujan yang naik akan membuat  kelembaban cukup sehingga hasil dari biji sawit akan mengandung lebih banyak minyak sehingga produksi minyak sawit Malaysia di 2020/21 meningkat 2% dari tahun lalu menjadi 19.7 juta ton sedangkan produksi minyak sawit Indonesia naik 7% menjadi 48.2 juta ton.

Kenaikan dari harga minyak sawit juga banyak dipengaruhi oleh kenaikan dari harga minyak kedelai sebagai pesaingnya, pada hari Kamis harga minyak kedelai di Dalian naik 2.5%, dan harga minyak sawit naik 2.8%. Harga minyak kedelai di Chicago Board Of Trading (CBOT)  naik 0.8%.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama di 2,760 ringgit dan berikut ke 2,740 ringgit sedangkan resistant pertama di 2,910 ringgit dan berikut ke 2,980 ringgit.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here