Tanggal 18 November Nanti, SIDO Bagi-Bagi Dividen Rp.12,5 Per Saham

2302

(Vibiznews – IDX Stocks) – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, pemilik saham dengan kode SIDO akan  membagikan dividen interim tahun buku 2020 sebesar Rp 12,5 per saham. Pembagian dividen ini berdasarkan keputusan direksi SIDO yang telah disetujui dewan komisaris pada tanggal 20 Oktober 2020.

Secara total, SIDO akan membagikan dividen senilai Rp 372,11 miliar dari laba bersih semester pertama. PT Hotel Candi Baru menggenggam 81% kepemilikan dan masyarakat 18,2%.

Sementara itu, rasio pembayaran dividen ini adalah sebesar 89,93% dari laba bersih SIDO pada semester I-2020 yang mencapai Rp 413,79 miliar. Perolehan keuntungan tersebut naik 10,60% dibanding laba bersih SIDO di semester I-2019 yang tercatat sebesar Rp 374,11 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Kamis (22/10), berikut jadwal pembagian dividen interim SIDO tahun buku 2020:

  • Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 2 November 2020
  • Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 3 November 2020
  • Cum dividen di pasar tunai: 4 November 2020
  • Ex dividen di pasar tunai: 5 November 2020
  • Tanggal pencatatan yang berhak atas dividen interim (daftar pemegang saham): 4 November 2020
  • Pembayaran dividen: 18 November 2020

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menorehkan kinerja positif di sembilan bulan pertama tahun ini. SIDO membukukan peningkatan penjualan 6, 04% year on year (yoy) menjadi Rp 2,26 triliun dan laba bersih sebesar Rp 640,8 miliar, naik 10,8% yoy.

Segmen makanan dan minuman paling diminati selama pendemi yang tercermin dari penjualan segmen ini yang tumbuh 18,8% yoy. Sementara itu, segmen jamu dan farmasi melaporkan pertumbuhan masing-masing sebesar 1% dan 0,6% yoy.

Penjualan domestik mendorong kinerja positif, sementara penjualan ekspor ke Filipina dan Nigeria tetap lemah. Hanya penjualan ke Malaysia yang menunjukkan peningkatan, karena penjualan bulanan dilaporkan kembali ke level sebelum pandemi.

Pada Agustus 2020, SIDO mengirimkan pengiriman pertama Tolak Angin ke Arab Saudi. Ini mungkin menjadi pasar ekspor lain yang menguntungkan, yang ditargetkan menyumbang 2% dari pendapatan tahun ini.

Selain itu SIDO memiliki tingkat pembayaran dividen yang tinggi. Per tanggal 30 September 2020 SIDO diperdagangkan dengan price to book value(PBV) 7,17 kali.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk telah meluncurkan 14 produk baru sepanjang paruh pertama tahun ini. Produk baru tersebut berupa suplemen berbasis herbal, minuman kesehatan, hingga berbagai vitamin.

Pendapatan itu bersumber dari penjualan produk segmen jamu herbal dan suplemen Rp1,44 triliun, makanan dan minuman Rp722,18 miliar, dan farmasi Rp93,83 miliar. Penjualan SIDO pada kuartal III/2020 lebih baik dibandingkan dengan kuartal II/2020 kendati dibatasi oleh daya beli masyarakat yang masih melemah.

Pada saat yang sama, beban penjualan dan pemasarannya 1,21% yoy menjadi Rp305,35 miliar. Sehingga laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk SIDO naik 10,78% dari Rp578,44 miliar menjadi Rp640,8 miliar.

Direktur Utama Sido Muncul David Hidayat optimis perseroan masih bisa mencetak pendapatan dan laba bersih masing-masing dua digit hingga akhir tahun ini. Hal itu didorong oleh pertumbuhan pendapatan, efisiensi biaya marketing, dan penurunan tarif pajak mulai tahun ini.

Pertumbuhan penjualan SIDO, sejalan dengan pemulihan saluran distribusi general trade yang berkontribusi sekitar 85% terhadap total penjualan.

Emiten ini sudah mengantisipasi lonjakan permintaan untuk produk Tolak Angin. Untuk produk lain seperti Vit C 1000, permintaannya melonjak hampir 30 kali lipat sementara kapasitas produksi Vit C 1000 yang tersedia tidak mungkin memenuhi lonjakan permintaan yang begitu dahsyat.

Pada akhir sesi I perdagangan saham hari Jumat (23/10), saham SIDO di parkir di level Rp790 per saham, turun 5 poin atau 0.63% dari penutupannya kemarin sore dan telah naik 23,92% untuk sepanjang tahun ini.

Selasti Panjaitan/Vibiznews
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here