Bursa Jepang Awal Pekan Terkoreksi Tipis, Pelemahan Yen Perkuat Saham Eksportir

188

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang perdagangan awal pekan (26/10/2020) ditutup dengan penurunan tipis setelah pembukaan yang lebih tinggi. Indeks Nikkei kembali terkoreksi di tengah pelemahan yen Jepang terhadap dolar AS yang memperkuat saham-saham eksportir utama.

Sentimen investor di bursa Asia tertekan oleh laporan peningkatan kasus baru terinfeksi  secara global dimana Amerika Serikat laporkan jumlah kasus baru tertinggi dalam dua hari terakhir, sementara di Perancis laporkan  rekor peningkatan infeksi selama akhir pekan dan Spanyol mengumumkan keadaan darurat.

Dari laporan ekonomi Jepang yang dirilis, data  indeks indikator ekonomi coincident di Jepang mencatat data tertinggi sejak Maret, sedangkan indeks indikator ekonomi utama membukukan data tertinggi sejak Februari.

Indeks harian Nikkei ditutup turun 22,25 poin atau 0,09% lebih rendah ke posisi 23.494,34.  Demikian untuk indeks Topix ditutup turun 0,39% menjadi 1.618,98. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Desember 2020  bergerak negatif hingga turun 10 poin atau 0,04% ke posisi 23.480.

Saham-saham eksportir utama yang menguat oleh pelemahan yen Jepang seperti saham Toyota Motor, Honda Motor, Sony, Canon dan juga Fast Retailing. Di antara saham yang lemah dan menekan Nikkei, saham ANA Holdings anjlok 1,1% setelah media melaporkan operator maskapai tersebut berencana untuk memangkas sekitar 3.500 pekerjaan dalam tiga tahun karena bersiap untuk kerugian tahunan terbesar yang pernah terjadi.

 Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here