IHSG Selasa Siang Terkoreksi Tipis ke 5137; Fluktuatif dan Koreksi Jelang Libur Panjang

449
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (27/10) terpantau terkoreksi tipis 6,183 poin (0,12%) ke level 5.137,866 setelah dibuka melemah terbatas ke level 5.140,496. IHSG fluktuatif bergerak di dua zona lalu terkoreksi menjelang libur panjang, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya melemah setelah tergelincirmya bursa Wall Street oleh menanjaknya lagi kasus virus di AS dan dunia.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah terbatas 0,07% atau 10 poin ke level Rp 14.660, dengan dollar turun perlahan di pasar uang Asia setelah menguat di sesi sebelumnya; terangkat oleh kekhawatiran investor atas gelombang baru kasus virus yang menggerus bursa saham. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.650.

Mengawali perdagangannya, IHSG terkoreksi terbatas 3,553 poin (0,07%) ke level 5.140,496. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,597 poin (0,33%) ke level 791,616. Siang ini IHSG terkoreksi 6,183 poin (0,12%) ke level 5.137,866. Sementara LQ45 terlihat turun 0,12% atau 0,972 poin ke level 793,241.

Siang ini lima dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor property yang merosot 1,64%, diikuti sektor industry dasar yang turun 0,71%.

Tercatat sebanyak 170 saham naik, 203 saham turun dan 163 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 445,02 kali transaksi sebanyak 8,39 miliar lembar saham senilai Rp 4,455 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya bias melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,35%, dan Indeks Hang Seng yang turun 1,16%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Barito (BRPT) -2,69%, MNC (MNCN) -2,35%, United Tractors (UNTR) -2,30%, dan BTPN Syariah (BTPS) -2,09%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak fluktuatif di dua zona dan tergerus mengikuti regional, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya melemah setelah bursa Wall Street melemah oleh kekhawatiran menanjaknya lagi kasus virus dunia. Berikutnya IHSG kemungkinan masih diintip profit taking jelang libur panjang, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.187 dan 5.381. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.962, dan bila tembus ke level 4.820.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here