Harga Karet Tocom dan SHFE 29 Oktober Terpangkas, Sicom Anjlok 8% Lebih

2139

(Vibiznews – Commodity) – Setelah hampir 2 pekan harga karet menjulang tinggi di bursa komoditas internasional, pada perdagangan hari Kamis (28/10/2020) anjlok cukup signifikan oleh aksi profit taking. Tekanan jual ini membuat harga karet di bursa SHFE , Sicom dan juga Tocom turun dari posisi taertingginya.

Aksi profit taking mengambil posisi harga karet yang tinggi, seperti  di Sicom termahal sepanjang masa, harga di SHFE dan Tocom tertinggi  dalam 3 tahun lebih.  Sentimen  investor diredam oleh meningkatnya tingkat infeksi virus korona seluruh dunia dan tindakan Prancis dan Jerman lakukan lockdown untuk menahan gelombang infeksi kedua. 

Pasar karet berjaya selama 2 pekan sebelumnya oleh sentimen meningkatnya permintaan dari China dan India sebagai negara konsumen terbesar di dunia dan terganggunya supply di negara produsen utama karet seperti Vietnam dan Thailand. Asosiasi Negara Produsen Karet Alam memperkirakan produksi global telah turun hampir lima persen hingga akhir tahun 2020.   

Harga karet di bursa Shanghai (SHFE) pada sesi Rabu , khusus untuk kontrak bulan Januari 2021 ditutup turun 340 poin atau 2,09% ke posisi 15880 yuan.  Untuk harga karet di bursa Singapura – Sicom,  kontrak yang sedang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Januari 2021 juga ditutup anjlok US$14,7 atau 8,16% dari harga sesi sebelumnya ke posisi 165,5.  

Harga karet Tocom di bursa Osaka untuk kontrak paling ramai yaitu kontrak bulan Maret 2021 akhir perdagangan sesi sore ditutup anjlok 12,3 yen atau 4,48% ke posisi 262.0 yen per kg, tertinggi sejak 6 Maret 2017. Sempat bergerak tinggi ke posisi 292,9 setelah dibuka pada  posisi 289,7.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here