Nikkei 29 Oktober Terendah Sebulan, 2 Saham Melonjak Karena Naikkan Target Pendapatan

232
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang kembali alami tekanan jual masuki hari keempat berturut pada perdagangan hari Kamis (28/10/2020), hingga ditutup terjun ke posisi terendah dalam sebulan.  Indeks Nikkei semakin melemah oleh meningkatnya tingkat infeksi virus korona  yang semakin cepat secara global sehingga meredam sentimen investor beberapa hari sebelum pemilihan presiden AS.

Sentimen investor di bursa Asia juga tertekan oleh keputusan  Perancis dan Jerman, sebagai dua ekonomi terbesar di Eropa yang dipaksa kembali lockdown untuk menahan gelombang infeksi kedua.

Dari laporan ekonomi, Bank of Japan  memangkas perkiraan ekonomi dan harga untuk tahun fiskal saat ini tetapi menawarkan pandangan yang lebih optimis tentang prospek pemulihan, menandakan bahwa pihaknya telah memberikan stimulus yang cukup untuk saat ini.

Sementara itu, penjualan ritel jatuh 8,7% tahun-ke-tahun di bulan September, membukukan penurunan paling tajam sejak Mei dan penurunan aktivitas ritel ketujuh bulan berturut-turut, sementara Indeks Keyakinan Konsumen meningkat ke tertinggi 8-bulan di 33,6 di bulan Oktober.

Indeks harian Nikkei ditutup turun 86,57 poin atau 0,37% lebih rendah ke posisi  2.331,94, terendah sejak 2 Oktober. Demikian untuk indeks Topix ditutup turun 0,48% pada 1.604,84. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Desember 2020  bergerak negatif hingga turun 100 poin atau 0,43% ke posisi 23.320.

Meskipun Nikkei melemah, terdapat 2 saham papan atas yang melonjak seperti saham Sony dan Hitachi masing-masing naik 6,69% ​​dan 4,29% setelah perusahaan umumkan menaikkan perkiraan pendapatan mereka. Saham yang berkinerja buruk di  Topix  adalah saham Shin-Etsu Chemical Co Ltd dan perusahaan penempatan kerja Recruit Holdings Co Ltd, yang masing-masing turun sekitar 2%.

 Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here