Bursa Wall Street Cetak Gain Setelah Ekonomi Amerika Serikat Rebound Kuat

215

(Vibiznews-Index) –  Setelah Departemen Perdagangan AS melaporkan rebound dalam pertumbuhan ekonomi negeri tersebut, sentimen investor di bursa saham Amerika meningkat. Karenanya terjadi lonjakan pada indeks saham Wall Street pada penutupan perdagangan Jumat dini hari tadi (30/10/2020), didominasi oleh lonjakan saham-saham teknologi.

Indeks Dow Jones naik 139,16 poin atau 0,5 persen menjadi 26.659,11, indeks Nasdaq melonjak 180,72 poin atau 1,6 persen menjadi 11.185,59 dan indeks S&P 500 melonjak 39,08 poin atau 1,2 persen pada 3.310,11. Lonjakan oleh Nasdaq  dipimpin oleh saham Facebook  yang melonjak sebesar 4,9 persen menjelang rilis hasil kuartal ketiga setelah penutupan perdagangan.

Lonjakan saham juga terjadi pada saham raksasa teknologi Apple , saham Alphabet dan saham Amazon menjelang rilis hasil kuartalan mereka. Saham Netflix  melonjak 3,7 persen setelah raksasa streaming video itu menaikkan harga paket standar dan premiumnya.

Sentimen kuat  di Wall Street  didapat dari laporan produk domestik bruto riil (PDB) meroket 33,1 persen pada kuartal ketiga setelah jatuh 31,4 persen pada kuartal kedua dan diperkirakan PDB melonjak 31,0 persen. Kenaikan  PDB terjadi karena belanja konsumen bangkit kembali dengan tajam, melonjak sebesar 40,7 persen pada kuartal ketiga setelah anjlok hingga 33,2 persen pada kuartal kedua.

Lihat: Ekonomi Amerika Serikat Bangkit Kembali pada Kuartal III/2020

Menambah sentimen positif, Departemen Tenaga Kerja merilis laporan yang menunjukkan klaim pengangguran awal turun ke level terendah sejak sebelum penguncian yang dipicu oleh virus korona pada pekan yang berakhir 24 Oktober. Klaim pengangguran awal turun menjadi 751.000, turun 40.000 dari level revisi minggu sebelumnya di 791.000.

Sementara itu, National Association of Realtors merilis laporan yang menunjukkan penjualan rumah yang tertunda tiba-tiba turun dari rekor tertinggi di bulan September. Indeks penjualan rumah yang tertunda merosot 2,2 persen menjadi 130,0 pada September setelah melonjak 8,8 persen menjadi 132,9 pada Agustus, sebelumnya   para ekonom, yang memperkirakan penjualan rumah tertunda akan melonjak 3,4 persen.

Secara sektoral, yang paling menonjol lonjakan sahamnya dari sektor  maskapai penerbangan  dengan NYSE Arca Airline Index melonjak 3,5 persen setelah mengakhiri sesi sebelumnya pada level penutupan terendah dalam dua bulan. Saham minyak juga mengalami penguatan yang cukup besar   mendorong NYSE Arca Oil Index naik 3 persen.

Kekuatan signifikan juga terjadi pada saham semikonduktor dengan  kenaikan 2,7 persen  Philadelphia Semiconductor Index. Di sektor ini, saham Inphi Corp. melejit setelah pembuat chip tersebut setuju untuk diakuisisi oleh Marvell Technology senilai $ 10 miliar dalam bentuk tunai dan saham.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here