Nikkei Melemah 3 Hari Berturut, Jepang Laporkan Rekor Harian Tertinggi Covid-19

213
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang melemah untuk sesi ketiga berturut-turut pada perdagangan hari Jumat (20/11/2020) karena kenaikan kasus harian virus corona ke rekor tertinggi yang memicu kekhawatiran bahwa pemerinta akan menempatkan pembatasan baru pada aktivitas bisnis. Indeks Nikkei turun ke posisi terendah sepekan, namun secara mingguan masih bergerak kuat untuk 3 pekan berturut.

Penguatan Nikkei secara mingguan dikarenakan sempat naik ke posisi rekor tertinggi 29 tahun pada awal pekan, kemudian terkoreksi oleh profit taking hingga hari ini. Nikkei awal pekan menjulang merespon data PDB Jepang kuartal ketiga 2020 yang menunjukkan keluar dari resesi. Kemudian profit taking dipicu oleh meningkatnya pertambahan kasus harian virus corona secara global dan juga Jepang.

Tekanan jual hari ini juga dibebani oleh rilis data ekonomi seperti indeks harga konsumen di Jepang turun 0,4% yoy di bulan Oktober, penurunan paling tajam dalam lebih dari empat tahun. Kemudian data flash manufaktur di bulan November secara tak terduga menyusut lebih cepat.

Indeks harian Nikkei ditutup merosot 106,97 poin atau 0,42% lebih rendah ke posisi 25.527,37, terendah sejak 12 November. Namun untuk indeks Topix ditutup 0,06% lebih tinggi pada 1.727,39. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Desember 2020  bergerak flat ke posisi 25.540.

Yang berkinerja buruk dari 30 saham  Topix  adalah saham  Daikin Industries Ltd, turun 2,64%, diikuti oleh Tokio Marine Holdings Inc, kehilangan 2,52%. Pembuat AC Daikin terpukul setelah surat kabar Nikkei melaporkan bahwa pembuat kendaraan listrik Tesla sedang mempertimbangkan untuk membuat AC untuk rumah.

Sedangkan saham yang naik paling tinggi  adalah saham SoftBank Group Corp, naik 2,62%, diikuti oleh saham Murata Manufacturing Co Ltd, naik 1,48%. Saham Hitachi Metals Ltd melonjak 9,88% setelah Nikkei melaporkan bahwa induknya Hitachi Ltd telah mulai menerima tawaran untuk perusahaan logam tersebut.

 Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here