IHSG Rabu Siang Menguat ke 5714; Fluktuatif dan Profit Taking dari 9 Bulan Tertingginya

407
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (25/11) terpantau menguat 13,195 poin (0,23%) ke level 5.714,224 setelah dibuka melompat ke level 5.747,497. IHSG fluktuatif dihadang profit taking dari posisi sekitar 9 bulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya menguat setelah Wall Street mencetak rekor tertingginya oleh harapan dari perkembangan vaksin virus.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau menguat tipis 0,04% atau 5 poin ke level Rp 14.150, dengan dollar di pasar uang Asia merosot setelah melemah di sesi sebelumnya; ditekan naiknya permintaan risk assets oleh perkembangan positif pengadaan vaksin dan harapan akan adanya stimulus fiskal. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.155.

Mengawali perdagangannya, IHSG melejit 46,468 poin (0,82%) ke level 5.747,497. Sedangkan indeks LQ45 naik 12,526 poin (1,38%) ke level 920,408. Siang ini IHSG menguat 13,195 poin (0,23%) ke level 5.714,224. Sementara LQ45 terlihat naik 0,40% atau 4,407 poin ke level 912,550.

Siang ini empat dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor perdagangan yang menanjak 1,60%, diikuti sektor pertambangan yang naik 0,94%.

Tercatat sebanyak 219 saham naik, 211 saham turun dan 178 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk sangat ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 920,56 kali transaksi sebanyak 24,85 miliar lembar saham senilai Rp 11,186 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 1,05%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,85%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Indomobil (IMAS) 24,47%, United Tractor (UNTR) 9,25%, Bank BRI (BBRI) 3,81%, dan Semen Baturaja (SMBR) 3,35%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini fluktuatif ditahan profit taking dari posisi 9 bulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini menguat setelah Wall Street mencetak rekor tertingginya oleh harapan dari perkembangan vaksin. Berikutnya IHSG kemungkinan masih diintip profit taking di dalam tren yang bullish, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.863 dan 5.960. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.515, dan bila tembus ke level 5.427.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here