Harga Gula Turun ke Harga Terendah Dua Minggu

163

(Vibiznews – Commodity) – Harga gula pada penutupan pasar hari Rabu turun ke terendah dua minggu, karena meningkatnya produksi gula Brazil.

Harga gula Maret di ICE New York turun 27 sen (1.80%) menjadi $14.77 dan harga gula putih Maret di ICE London turun 1.93%.

Laporan Unica pada hari Rabu bahwa produksi gula di Brazil pada pertengahan pertama bulan Nopember naik 57% dari tahun lalu menjadi 1.242 MMT diatas perkiraan sebesar 1.120 MMT. Persentase pembuatan tebu menjadi gula naik menjadi 41.74%  di 2020/21 dari 28.42% di 2019/20.

Meir Commodities India Pvt pada hari Selasa memperkirakan ekspor gula India ada di dalam range 1.5 – 2.0 MMT di 2020/21 tanpa subsidi pemerintah, negara tetangga lebih memilih membeli gula dari India daripada ke Brazil karena biaya pengangkutan yang lebih murah.

Harga gula naik pada 6 minggu terakhir dan sempat naik ke harga 9 bulan tertinggi pada hari Selasa karena cuaca kering mengurangi produksi gula di Brazil, hujan yang tidak merata dan menurut Maxar daerah perkebunan gula hanya menerima  5%-25%  hujan pada bulan-bulan terakhir, sehingga cuaca kering. Cuaca La Nina memperpanjang cuaca kering di Brazil.

USDA Foreign Agricultural Service (FAS) memperkirakan produksi gula India di 2020/21 naik 16.8% dari tahun lalu menjadi 33.76 MMT dan ekspor gula India naik 3.5% menjadi 6 MMT.

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $14.70 dan berikut ke $14.60 sedangkan resistant pertama di $15.30 dan berikut ke $15.60

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here