CDC AS Kurangi Jumlah Hari Karantina Mandiri

224
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Technology) Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS sedang mempertimbangkan untuk mempersingkat jumlah hari yang direkomendasikan seseorang untuk melakukan karantina sendiri setelah kemungkinan terpapar virus corona, demikian dirilis Newsmax.

Seorang pejabat tinggi mengatakan bahwa CDC berharap lebih banyak orang akan mematuhi pedoman karantina jika waktunya dipersingkat.

Dr Henry Walke, manajer insiden CDC untuk tanggapan virus corona, mengatakan para pejabat sedang mengerjakan serangkaian rekomendasi baru. Pedoman baru kemungkinan akan merekomendasikan karantina antara 7-10 hari dan termasuk tes virus corona untuk mengkonfirmasi seseorang negatif, menurut Walke.

Pejabat sedang menyelesaikan periode waktu yang tepat dan jenis tes apa yang harus dilakukan seseorang yang mencoba keluar dari karantina, katanya.

Walke berharap lebih banyak orang yang benar-benar akan melakukan karantina jika jangka waktunya dikurangi.

Pakar kesehatan masyarakat belum banyak melakukan penelitian mempelajari hubungan antara kepatuhan dan lamanya karantina.

Justin Lessler, seorang ahli epidemiologi mengatakan penelitian menunjukkan sekitar 50% orang yang sakit mengalami gejala antara lima dan enam hari setelah terinfeksi, sementara 9% mengembangkan gejala setelah 10 hari, dan 2% setelah 14 hari.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih merekomendasikan karantina 14 hari, tetapi kelompok ahli tersebut sedang meninjau data, kata juru bicara WHO.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here