Lelang SUN Hari Ini Mencapai Rp 94,38 Triliun

201
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – Bonds & Mutual) – Hari ini, Selasa (1/12), Lelang Surat Utang Negara yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) berhasil membukukan penawaran masuk Rp 94,38 triliun. Jumlah penawaran masuk ini lebih rendah 9,83% dari capaian lelang sebelumnya yakni Rp 104,68 triliun.

Sementara itu, dari total penawaran masuk yang masuk pada Lelang SUN Selasa (1/12), pemerintah menyerap sebanyak Rp 25,6 triliun atau masih sesuai target.

Dalam lelang Surat Utang Negara (SUN)  hari ini yang bertujuan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020, pemerintah telah menerbitkan tujuh seri dengan target indikatif Rp 20 triliun dan maksimal mencapai Rp 40 triliun.

Seri yang ditawarkan pemerintah kali ini di antaranya SPN12210304 (reopening), SPN122111202 (new issuance), FR0086 (reopening), FR0087 (reopening), FR0080 (reopening), FR0083 (reopening) dan FR0076 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI).

Berikut besaran rincian serapan masing-masing seri sekaligus besaran yield rata-rata tertimbangnya:

FR0087 merupakan seri yang mendapatkan total penawaran masuk tertinggi yakni Rp 22,23 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 6,07%. Seri ini akan jatuh tempo pada 15 Februari 2031, dengan tenor 11 tahun.

Dari SUN tersebut, pemerintah berhasil menyerap Rp 7,95 triliun, sekaligus merupakan seri yang terbanyak diserap pemerintah.

Urutan kedua ada FR0083 yang mendapat penawaran masuk sebanyak Rp 22 triliun dengan yield rata-rata 6,89%. Seri yang jatuh tempo 15 April 2040 ini, berhasil diserap pemerintah sebanyak Rp 4,65 triliun.

Selanjutnya, seri FR0080 yang memperoleh penawaran masuk Rp 19,29 triliun dengan yield rata-rata yang dimenangkan 6,62%. Seri ini jatuh tempo 15 Juni 2035, dengan nominal yang dimenangkan pemerintah Rp 1,6 triliun.

Berikutnya adalah seri FR0076 yang memperoleh penawaran sebanyak Rp 15,23 triliun. Seri yang jatuh tempo pada 15 Mei 2048, dengan yield rata-rata 7,13% sekaligus memiliki yield tertinggi, dengan dana yang diserap Rp 5,85 triliun oleh pemerintah.

Sementara itu, seri FR0086 mencatatkan penawaran masuk sebanyak Rp 11,74 triliun, dengan yield rata-rata 5,06%. Seri tersebut merupakan SUN dengan tenor 6 tahun dan akan jatuh tempo 15 April 2026. Seri ini berhasil diserap pemerintah sebanyak Rp 4,75 triliun.

Seri SPN12211202 berhasil memperoleh penawaran masuk Rp 1,46 triliun, dengan yield rata-rata 3,19%. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 400 miliar pada seri yang jatuh tempo 2 Desember 2021 tersebut.

Posisi terakhir SPN012210304 yang mencatatkan penawaran masuk Rp 1,34 triliun, tanpa yield rata-rata yang berhasil dimenangkan. Seri ini akan jatuh tempo pada 4 Maret 2021 tersebut juga tidak diserap oleh pemerintah.

 

Belinda Kosasih/ Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting

Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here