Rekomendasi Harga Minyak 2 Desember 2020: Melanjutkan Penurunan Ke Bawah $45.00

641

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak benchmark Amerika WTI telah mencatat keuntungan yang sangat besar 36% pada bulan November sehingga membuat grafik tehnikal minyak mentah memasuki teritori “overbought” menurut indikator tehnikal Relative Strength Index (RSI).

Rally harga minyak yang mencengangkan ini terutama dibakar oleh hasil dari pemilihan presiden AS yang ternyata tidak berbuntut kerusuhan massal sebagaimana yang dikuatirkan oleh pasar. Selain itu penyebabnya adalah beberapa terobosan di dalam uji coba vaksin Covid – 19 yang memberikan prospek yang cerah bagi pemulihan ekonomi global yang lebih cepat sehingga menaikkan outlook permintaan minyak mentah kedepannya.

Sekarang setelah optimisme vaksin telah sebagian besar diperhitungkan di dalam penghitungan harga minyak mentah, aksi ambil untung mulai melanda pasar minyak mentah yang mengakibatkan penurunan harga minyak dari ketinggian $45.60 ke $44.78. Penurunan harga minyak ini juga disebabkan oleh faktor tehnikal grafik harga minyak dimana sudah memasuki teritori “overbought”. Penyebab turunnya harga minyak mentah lainnya adalah ada tanda – tanda bahwa anggota OPEC+ kemungkinan tidak bisa mencapai kesepakatan untuk mengurangi produksi dalam pertemuan mereka.

Penurunan harga minyak lebih lanjut akan berhadapan dengan “support” terdekat di di $44.47 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $43.81 dan kemudian $42.44. Sementara kenaikannya akan berhadapan dengan  “resistance” terdekat di $45.84 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $46.47 dan kemudian $47.61.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here