Harga Jagung Naik di Awal Minggu Setelah Laporan Pengiriman Ekspor

637

(Vibiznews – Commodity) – Harga jagung naik di awal minggu setelah laporan pengiriman ekspor mingguan, cuaca Amerika Selatan masih kering, sementara itu pasar menantikan laporan permintaan dan persediaan pada tanggal 10 Desember ini.

Harga jagung Maret di CBOT naik 3.50 sen menjadi $4.24 per bushel.

Laporan pengiriman ekspor mingguan dari USDA sampai 3 Desember untuk jagung sebesar 734,079 MT (28.9 mbu) di bawah perkiraan 750 k – 1.1 MMT.  Negara tujuan pengiriman terbesar pada minggu ini Mexico 43% dari total, kemudian Cina 38% dari total. Akumulasi total ekspor mingguan sebesar 434.12 mbu.

Pada hari Jumat sensus data mengkonfirmasi  bahwa 145.03 mbu jagung telah dikirim di bulan Oktober, sehingga akumulasi total pengiriman jagung sebesar 294.75 mbu pada dua bulan pertama tahun marketing 2020/21.

Pasar menantikan laporan persediaan dan permintaan dari WASDE USDA pada tanggal 10 Desember.

Hujan sudah turun di Argentina dan Selatan Brazil pada minggu terakhir, namun hujan akan berpindah ke daerah pusat dan utara Brazil, sementara di Selatan Brazil akan kembali panas dan kering karena efek dari La Nina. Dengan turunnya hujan maka di Brazil dan Argentina kekeringan berkurang namun secara keseluruhan tanah masih kering. Kekeringan di Amerika Selatan akan berefek pada panen pertama jagung, kalau panen ke dua berefek pada keterlambatan dari penanaman di Pusat dan Selatan Brazil.

Cuaca di Amerika sangat bagus untuk panen pada minggu lalu dengan panas dan kering di Midwest. Laporan hasil panen baik kecuali di area Iowa. Data dari US Drough Monitor, secara keseluruhan 66.9% daerah di AS  dipengaruhi oleh cuaca kering ini, yang terbesar sejak Februari 2018. Di Midwest 36.2% daerah itu dipengaruhi cuaca kering, dimana daerah ini 96.8% adalah daerah pertanian.

Ukraina masih kering.

Progress penanaman di Argentina sudah selesai 35%, lebih lambat dibanding tahun lalu sebesar 49% karena menunggu hujan turun.

AgRural menurunkan perkiraan produksi Brazil di 2020/21 menjadi 19.4 MMT turun 700k MT karena kekeringan.

Taiwan mengeluarkan tender di pasar Internasional sebesar 65k MT jagung dan Korea Selatan membeli 69k MT jagung.

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama di $4.19 kemudian di $4.14 sedangkan resistant pertama di $4.27 dan berikut ke $4.30.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here