Harga Gula Turun, Karena Persediaan Gula Melimpah

394

(Vibiznews – Commodity) – Harga gula pada pada penutupan hari Selasa turun tapi masih diatas harga terendah 1 bulan pada hari Senin, karena persediaan melimpah.

Harga gula Maret di ICE New York turun 6 sen (0.42%) menjadi $14.39 dan harga gula Maret di ICE London turun 0.25%.

Harga gula pada hari Senin sempat mencapai harga terendah satu bulan karena meningkatnya persediaan.Berita pada hari Kamis lalu ekspor gula Nopember di Brazil naik 60% dari tahun lalu menjadi 3.1 MMT dan pada hari Rabu lalu the India Sugar Mills Association (ISMA) melaporkan bahwa produksi India dari 1 Oktober sampai 30 November naik 107% dari tahun lalu menjadi 4.29 MMT karena penggilingan tebu dilakukan lebih cepat.

Unica pada 25 Nopember lalu melaporkan bahwa produksi gula di Pusat dan Selatan Brazil naik 57% dari tahun lalu menjadi 1.242 MMT diatas perkiraan sebesar 1.120 MMT. Persentasi tebu yang dibuat menjadi gula sebesar 41.74 % di 2020/21 dari 28.42% di 2019/20.

Pabrik tebu di Brazil lebih banyak membuat gula dan mengurangi produksi etanol, karena harga minyak mentah turun. Tebu yang digiling di Brazil 45% nya dibuat gula, dari 35% pada tahun lalu.

Produksi Thailand turun pada tahun ini karena pengurangan area penanaman akibat kekeringan, dan curah hujan sedikit selama musim monsoon.

Departemen Pertanian Perancis pada 16 Nopember mengurangi perkiraan produksi gula bit di Perancis sehingga jumlahnya menjadi 27.2 MMT, jumlah terendah 19 tahun dari perkiraan sebelumnya di bulan Oktober sebesar 30.5 MMT karena kekeringan dan tanaman bit terkena hama. Perancis adalah negara produsen gula terbesar di Uni Eropa

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $14.20 dan berikut ke $14.00 sementara resistant pertama di $14.90 dan berikut ke $15.10.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here