Harga Gandum Naik Karena Meningkatnya Ekspor Mingguan

427

(Vibiznews – Commodity) – Harga gandum pada penutupan pasar hari Kamis naik karena meningkatnya ekspor mingguan setelah laporan ekspor mingguan dan laporan bulanan WASDE

Harga gandum Maret di CBOT naik 13.25 sen menjadi $5.9650 per bushel.

Laporan ekspor mingguan untuk gandum dari USDA sebesar 616,519 MT, dan naik 38% dari minggu lalu dan naik 42% dari rata-rata 4 minggu. Ekspor gandum  yang sudah dikirim   sebesar 552,640 MT.

Laporan bulanan WASDE:

  1. Perkiraan persediaan gandum AS sedikit pada bulan ini , karena tidak ada perubahan dari konsumsi domestik, besarnya ekspor dan persediaan akhir turun
  • Perkiraan ekspor naik 10 juta bushel menjadi 985 juta karena peningkatan pengiriman dan penjualan ke beberapa negara Asia Timur.
  • Perkiraan persediaan akhir di 2020/21 berkurang 15 juta bushel menjadi 862 juta bushel turun 16% dari tahun lalu.
  1. Perkiraan persediaan gandum global di 2020/21 besar, karena peningkatan konsumsi dan besarnya ekspor, dan turunya persediaan.
  • Persediaan naik 1.2 juta ton menjadi 1.074,3 juta ton, karena meningkatnya produksi yang mencapai rekor baru di 773.7 juta.
  • Negara Australia yang produksinya meningkat paling tinggi naik 1.5 juta ton menjadi 30 juta ton menurut perkiraan dari ABARES.
  • Produksi Canada naik 0.2 juta ton menjadi 35.2 juta ton menurut Perkiraan Statistik Canada untuk panen 2020/21.
  • Konsumsi gandum dunia naik 5.1 juta ton menjadi 757.8 juta ton dari negara Cina, Australia dan Uni Eropa. Konsumsi Cina naik 3 juta ton menjadi 24 juta, jumlah tertinggi sejak 2012/13
  • Penjualan gandum di 2020/21 naik 2.9 juta ton menjadi 193.7 juta karena peningkatan ekspor Australia, Canada, Rusia dan AS. Peningkatan import dari Cina dan Pakistan masing-masing sebesar 500,000 ton. Impor Cina naik dari tahun lalu menjadi 8.5 juta ton, terbesar sejak 1995/96. Import Pakistan 2.5 juta ton tertinggi sejak 2008/09.
  • Perkiraan persediaan akhir gandum turun 3.9 juta ton menjadi 316.5 juta dengan persediaan Cina 51% dari total dan India 10%.

Ekspor gandum Perancis di 2020/21 diperkirakan akan naik menjadi 6.95 juta ton dibanding 6.85 juta ton pada bulan lalu menurut France AgriMer. Jumlah ini hanya 48% dari rekor 13.46 juta ton pada 2019/20. Karena hasil panen yang kurang menyebabkan pengiriman gandum ke luar Uni Eropa dibatasi 7 juta ton.Perkiraan persediaan gandum Perancis pada 2020/21 tidak berubah 2.5 juta ton.

Analisa tehnikal untuk gandum dengan support pertama di $5.77 dan berikut ke $5.66 sedangkan resistant pertama di $5.92 dan berikut ke $6.00.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here