JFX Pecahkan Rekor Pencapaian Transaksi Tertinggi Tahun 2020

868

(Vibiznews – Commodity) Jakarta Futures Exchange (JFX), 17 Desember 2020. Jakarta Futures Exchange, telah memecahkan rekor atas pencapaian transaksi tertinggi dalam sejarah selama 20 tahun beroperasi. Dalam moment bersejarah ini JFX telah menorehkan pencapaian transaksi sebanyak 9 juta Lot lebih, memecahkan rekor yang pernah dicapai pada tahun 2011 yaitu sebesar 7,58 juta Lot dan 2019 yang lalu sebesar 7,94 juta Lot.

Sampai dengan pertengahan Desember 2020, total transaksi tercatat sebesar 9.023.951,21 Lot. Pencapaian ini telah melampaui yang ditargetkan yaitu sebesar 8.250.000 Lot atau sebesar 9%. Meskipun kinerja Multilareal baru mencapai 92% tercatat sebesar 1.617.55 lot dan Bilateral sebesar 7.406.396,21 Lot atau 114%.

Stephanus Paulus Lumintang, Direktur Utama Jakarta Futures Exchange mengatakan, “Pencapaian rekor ini merupakan hadiah terindah atas 20 tahun beroperasinya JFX. Dibalik  pencapaian ini, tidak lepas dari peran pialang dan pedagang dan dukungan kebijakan dari Bappebti serta sinergitas antara JfX dan KBI juga sangat berperan aktif dalam melakukan edukasi dan sosialisasi ke stakeholders, pialang, investor/ para pelaku pasar yang semakin dewasa dalam berinvestasi, kampus, dan masyarakat umum sehingga pencapaian ini dapat terwujud dan merupakan andil yang besar yang tidak dapat dipisahkan dalam peningkatan volume transaksi pada tahun 2020”.

Total transaksi Multilateral hingga pertengahan bulan Desember ini (15/12), kontrak yang telah melampaui target adalah kontrak Olein yaitu sebesar 424.765 Lot atau 168% dari target. Sementara kontrak yang mendominasi tahun ini adalah kontrak Emas sebesar 602.335 Lot, diikuti oleh kontrak Kopi (Arabika dan Robusta) sebesar 546.695 Lot, dan kontrak Kakao sebesar 39.933 Lot. Meskipun

Total transaksi Bilateral sebesar 7,4 juta Lot, juga didominasi oleh emas, yaitu kontrak Loco London yang mencatat transaksi sebesar 5.538.051,9 Lot, kontrak Forex sebesar 853.411,7 Lot, kontrak Indeks sebesar 764.757,3 Lot, kontrak berbasis energy sebesar 245.179,5 Lot, dan kontrak berbasis precious metal sebesar 4.984,1 Lot.

Dominannya kontrak emas, hal ini karena harga emas dunia sangat fluktuatif sehingga banyak nasabah yang beralih ke kontrak berbasis emas.

“Melihat transaksi tahun ini yang cukup atraktif meskipun dalam situasi pandemi Covid-19, untuk tahun depan kami telah mentargetkan sebesar 10 Juta Lot. Selain daripada itu, kami yakin target tahun depan tersebut akan dapat terlampaui karena program tahun depan kami akan bekerjasama dengan bursa-bursa dan pelaku pasar luar negeri,” ujar Stephanus Paulus Lumintang.

Memasuki tahun 2021, JFX Sebagai Self Regulatory Organization (SRO),  menetapkan tahun 2021 sebagai tahun “Perubahan dan Pengembangan”.

Pengembangan dan perbaikan akan dilakukan di semua lini organisasi, terutama di bidang sumber daya manusia (struktur organisasi dan etos kerja). Hal ini dilakukan demi efisiensi dan peningkatan produktivitas, serta menjadikan sumber daya yang siap berkiprah di era globalisasi.Melalui perbaikan yang dilakukan baik secara internal maupun antar-lembaga, diharapkan perubahan ini berdampak positif bagi industri dan perusahaan baik dalam hal industrialpositioning maupun dalam hal financial result.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here