Harga Kopi Arabika Turun ke Harga Terendah 1 Bulan, Karena Melemahnya Kurs Real Brazil

502

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi pada penutupan pasar hari Senin turun, harga kopi Arabika turun ke harga 1 bulan terendah, karena melemahnya real Brazil dan harga kopi Robusta turun ke harga 2 ½ bulan terendah, karena meningkatnya persediaan.

Harga kopi Arabika di ICE New York turun $2.25 (1.82%) menjadi  $121.45 dan harga kopi Robusta Maret di ICE London turun 0.23%.

Kurs Real Brazil pada hari Senin turun 1.05% mencapai kurs terendah 1 ¾ bulan terhadap dolar, sehingga harga kopi Arabika di Brazil menjadi lebih murah bagi pembeli luar negeri, sehingga dapat mendorong naiknya ekspor.

Berkurangnya permintaan kopi Robusta membuat persediaan kopi Robusta meningkat setelah persediaan kopi Robusta yang dalam pengawasan ICE pada hari Jumat meningkat ke jumlah tertinggi 8 ¾ bulan.

Hujan turun di Brazil menurut laporan Somar Meteorologia pada hari Senin di Minas Gerais, perkebunan kopi terbesar di Brazil curah hujannya sebesar 64.7 mm pada minggu terakhir atau 92% dari rata-rata.

Juga terjadi kenaikan dari persediaan kopi global menurut ICO (The International Coffee Organization) pada Selasa lalu ekspor kopi global pada Oktober sampai Nopember naik 6.5% dari tahun lalu menjadi 20.2 juta kantong.

Columbia, negara produsen kopi Arabika terbesar ke dua di dunia pada hari Kamis mengatakan bahwa produksi kopi di Colombia di 2020 turun 6% dari tahun lalu menjadi 13.9 juta kantong.

Vietnam General Statistics Office melaporkan pada 27 September bahwa ekspor kopi Vietnam di 2020 dari Januari sampai Desember turun 8.8% menjadi 1.511 MMT dan CONAB pada 17 Desember mengurangi hasil panen Brazil di 2020 menjadi 14.3 juta kantong dari pada perkiraan September sebesar 15 juta kantong.

CONAB pada 17 Desember juga menaikan perkiraan produksi kopi Brazil sebesar 2.3% menjadi 63.1 juta kantong dari perkiraan September sebesar 61.7 juta kantong.

Persediaan kopi Arabika yang diawasi ICE pada hari Senin naik ke jumlah tertinggi 5 bulan sebesar 1.497 juta kantong, naik   dari jumlah terendah 20 tahun di 1.096 juta kantong pada 5 Oktober, sedangkan untuk persediaan kopi Robusta naik ke 8 ¾ bulan tertinggi  pada hari Jumat naik dari jumlah terendah 1 ¾ tahun  di 10,808 lot pada 14 Oktober.

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $119 berikut ke $116 dan resistant pertama di $125 dan berikut ke $129.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here