Bursa Eropa Merosot Tertekan Kekhawatiran Penguncian Akibat Virus Covid-19

332
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Index) Pasar Saham Eropa diperdagangkan di wilayah negatif pada hari Jumat (15/01)  karena kekhawatiran atas langkah-langkah penguncian baru dan munculnya kembali kasus Covid-19 di China.

Indeks Stoxx 600 Eropa turun 0,8% pada sore hari, dengan sumber daya dasar turun 2,1% memimpin kerugian karena semua sektor diperdagangkan di wilayah negatif kecuali perawatan kesehatan, yang naik 0,6%.

Indeks FTSE turun -0,82%. Indeks DAX melemah -0,84%. Indeks CAC merosot 1%.

Pasar di Asia-Pasifik dibuka positif pada hari Jumat, tetapi melemah pada sore hari karena meningkatnya kasus Covid-19 di China, yang telah menyebabkan penguncian di beberapa kota, memunculkan kembali kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi global yang akan segera terjadi.

Saham berjangka AS juga lebih rendah dalam perdagangan pra-pasar pada hari Jumat karena Wall Street bersiap untuk dimulainya musim pendapatan perusahaan AS.

Kembali ke Eropa, Italia telah jatuh ke dalam kekacauan politik sekali lagi ketika mantan Perdana Menteri Matteo Renzi memutuskan untuk menarik dukungannya kepada pemerintah koalisi saat ini pada hari Rabu. Perdana Menteri Giuseppe Conte menolak seruan untuk mengundurkan diri, meskipun mayoritas parlemen koalisi dicabut.

Kongres khusus dua hari partai Uni Demokratik Kristen yang berkuasa di Jerman akan dimulai Jumat, dengan pengganti Kanselir Angela Merkel akan dipilih pada hari Sabtu.

Di sisi data, ekonomi Inggris berkontraksi sebesar -2,6% pada November karena negara tersebut menerapkan langkah-langkah penguncian baru, menurut perkiraan resmi yang diterbitkan Jumat. Ini melebihi -5,7% yang diperkirakan oleh ekonom yang disurvei oleh Reuters, tetapi menandai kontraksi pertama sejak dimulainya krisis virus corona musim semi lalu.

Badan statistik resmi Prancis melaporkan Jumat bahwa inflasi CPI (indeks harga konsumen) Desember mencapai 0,0% tahun ke tahun dan 0,2% bulan ke bulan.

Pabrikan baterai Jerman Varta melihat sahamnya jatuh lebih dari 6% ke dasar Stoxx 600 pada sore hari. Siemens Energy juga turun 6% setelah General Electric mengajukan gugatan hukum AS yang menuduh salah satu anak perusahaannya menggunakan rahasia dagang curian untuk mencurangi tawaran kontrak.

Saham Carrefour turun lebih dari 5% setelah pemerintah Prancis pada Kamis menyuarakan penolakan terhadap pengambilalihan peritel terbesar Eropa oleh Alimentation Couche-Tard Kanada.

Di puncak indeks blue chip Eropa, perusahaan IT Inggris AVEVA Group naik 5,7% setelah pembaruan perdagangan yang positif.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa akan lanjutkan pelemahan seiring kekhawatiran peningkatan kasus virus corona yang membuat penguncian lanjutan di negara-negara Eropa memicu kahawatiran tekanan ekonomi lanjutan.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here