Vaksinasi dan Harapan Pemulihan — Domestic Market Outlook, 18-22 January 2021 by Alfred Pakasi

379

(Vibiznews – Editor’s Note) – Pasar investasi domestik pada minggu lalu diwarnai dengan sejumlah isyu, di antaranya:

  • Dimulainya vaksinasi dengan Presiden Jokowi yang menjadi orang pertama yang divaksinasi, memberikan harapan percepatan pemulihan.
  • Sejumlah indikator ekonomi diperhatikan dan terus menunjukkan kecenderungan pembaikan dari posisi rendahnya di sekitar triwulan II dan III tahun 2020.
  • Capital inflow terus mengalir dan sempat membawa IHSG pada level 17.5 bulan tertingginya, jauh ke posisi sebelum pandemi.
  • Berita rencana paket stimulus fiskal dari Amerika senilai $1,9 triliun memicu sentimen positif.

Untuk korban virus di Indonesia, berita resmi terakhirnya, sudah sekitar 882 ribu orang terinfeksi, 718 ribu sembuh, dan 25 ribu lebih orang meninggal.

Minggu berikutnya, isyu antara perkembangan pandemi virus corona, prospek pemulihan ekonomi dalam dan luar negeri akan kembali mewarnai pergerakan pasar. Seperti apa dinamika pasar hari-hari ini? Berikut detail dari Vibiznews Domestic Market Review and Outlook 18-22 January 2021.

===

Minggu lalu IHSG di pasar modal Indonesia terpantau menguat, sempat ke posisi 17,5 bulan tertingginya dengan dimulainya vaksinasi di dalam negeri, lalu terkoreksi profit taking investor. Sementara itu, bursa kawasan Asia umumnya menguat. Secara mingguan IHSG ditutup menguat 1.85%, atau 115.877 poin, ke level 6,373.412. Untuk minggu berikutnya (11-15 Januari 2021), IHSG kemungkinan akan cenderung berkonsolidasi untuk nantinya melanjutkan tren bullish, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Secara mingguan, IHSG berada antara resistance level di 6,472 dan kemudian 6,516, sedangkan support level di posisi 5,957 dan kemudian 5,853.

Mata uang rupiah terhadap dollar AS pekan lalu terpantau fluktuatif dan berakhir flat secara mingguannya di tengah terus mengalirnya capital inflow ke pasar uang domestik, sementara dollar global lanjut menguat, sehingga rupiah secara mingguannya berakhir flat 0.00% ke level Rp 14,020. Kurs USD/IDR pada minggu mendatang diperkirakan bias menurun, atau kemungkinan rupiah bias penguatan, dalam range antara resistance di level Rp14,217 dan Rp14,303, sementara support di level Rp13,862 dan Rp13,850.

===

Bank Indonesia (BI) pekan lalu menyampaikan beberapa perbaikan indikator ekonomi Indonesia, sebagai berikut:

  • Indeks penjualan eceran pada November 2020 secara bulanan tumbuh membaik ditopang oleh sebagian besar kelompok barang. Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) November 2020 yang tumbuh -1,2% (mtm), membaik dari -5,3% (mtm) pada Oktober 2020.
  • Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kegiatan dunia usaha membaik pada triwulan IV 2020, meskipun masih dalam fase kontraksi. Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pada triwulan IV 2020 sebesar -3,90%, membaik dari -5,97% pada triwulan III 2020.
  • Survei Konsumen Bank Indonesia pada Desember 2020 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi menguat, mendekati zona optimis. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Desember 2020 sebesar 96,5, meningkat dari 92,0 pada bulan November 2020.
  • Kinerja sektor Industri Pengolahan pada triwulan IV 2020 diperkirakan membaik walaupun masih dalam fase kontraksi. Hal itu tercermin dari Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI) sebesar 47,29%, meningkat dari 44,91% pada triwulan III 2020.

Perbaikan sejumlah indikator ekonomi tersebut menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia sedang bergerak ke arah pemulihannya di tahun 2021 ini.

 

Dengan memerhatikan chart pergerakan harga asset investasi, akan terlihat bahwa setelah sejumlah rally pasar, biasanya tiba periode untuk aksi profit taking. Investor akan selalu mencari dan menunggu momentum demikian. Dengan jalan itulah para fund manager global telah mereguk keuntungan besar mereka. Anda ingin sukses investasi? Siapa yang tidak mau, bukan? Ikuti cara para fund manager berinvestasi mengikuti gelombang trend yang ada. Anda pun bisa sukses demikian. Dapatkan terus rekomendasi dari vibiznews.com, karena kami hadir untuk sukses investasi Anda, pembaca setia Vibiznews!

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here