IHSG Selasa Siang Melemah 0,6% ke 6.352; Bursa Asia Bias Menguat Dipimpin Hong Kong

89
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (19/1) terpantau melemah 37,457 poin (0,59%) ke level 6.352,377 setelah dibuka rebound ke level 6.428,387. IHSG fluktuatif di dua zona lalu terkoreksi profit taking, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat dipimpin bursa Hong Kong.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah terbatas 0,05% atau 7 poin ke level Rp 14.077, dengan dollar AS di pasar uang Asia terkoreksi setelah menguat 2 hari di sesi sebelumnya; sempat ditopang ekspektasi pasar bahwa calon Menkeu AS akan menyatakan preferensinya untuk tidak memanfaatkan pelemahan nilai dollar. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.070.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 38,553 poin (0,60%) ke level 6.428,387. Sedangkan indeks LQ45 naik 8,972 poin (0,90%) ke level 1.007,229.  Siang ini IHSG melemah 37,457 poin (0,59%) ke level 6.352,377. Sementara LQ45 terlihat turun 0,58% atau 5,786 poin ke level 992,471.

Siang ini tujuh dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor pertambangan yang merosot 2,83%, diikuti sektor property yang turun 1,30%.

Tercatat sebanyak 139 saham naik, 343 saham turun dan 135 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 999,04 kali transaksi sebanyak 17,40 miliar lembar saham senilai Rp 11,446 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya bias menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 1,40%, dan Indeks Hang Seng yang naik 3,06%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Kimia Farma (KAEF) -6,92%, Antam (ANTM) -6,87%, Krakatau Steel (KRAS) -7,25%, dan Vale (INCO) -3,63%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak fluktuatif di dua zona lalu terkoreksi profit taking, sementara bursa kawasan Asia siang ini bias menguat dipimpin bursa Hong Kong. Berikutnya IHSG kemungkinan masih berkonsolidasi namun masih dalam tren bullish, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.472 dan 6.516. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.987, dan bila tembus ke level 5.853.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here