Forex Eropa AUDUSD 22 Januari: Bearish Tertekan Data Ritel Australia

120

(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa  hari Jumat (22/1/2021) posisi aussie dalam pair AUDUSD bergerak bearish setelah gain 3 sesi berturut, dan kini sudah menembus posisi support kuat hariannya. Ausie tertekan profit taking yang terjadi bursa saham global yang menguntungkan dolar AS serta anjloknya harga minyak mentah di bursa komoditas.   Selain itu juga mendapat tekanan lanjutan dari laporan ekonomi yang kurang mengesankan.

Data awal menunjukkan penjualan ritel di Australia turun 4,2% di bulan Desember, penurunan pertama sejak September dan lebih buruk dari ekspektasi pasar. Sementara itu indeks PMI Gabungan meningkat menjadi 56 poin karena pertumbuhan yang lebih cepat di bidang manufaktur (57,2 dari 55,7) melebihi ekspansi jasa yang lebih lemah (55,8 dari 57,0).

Perdagangan aset risiko terkoreksi hari ini oleh laporan klaim pengangguran AS yang masih besar, dan aussie sebelumnya bergerak kuat merespon laporan penurunan jumlah pengangguran di Australia.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang  bangkit di pasar uang Eropa setelah melemah 3 hari berturut; rebound teknikal dari tekanan preferensi risiko investor oleh prospek pelemahan dollar karena rencana stimulus pandemi di AS.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD ditutup melemah. Kini pair berada di posisi 0,7730 dan sedang turun terus mendekati support lemahnya  di 0.7705 – 0.7674. Namun jika terkoreksi positif, pair akan mendaki kembali ke posisi  0.7768 sebelum ke resisten kuat di 0.7778 – 0.7800.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here