Trending Forex 22 Januari 2021: 5 Penyebab Poundsterling Paling Tertekan

277

(Vibiznews – Forex) – Jelang penutupan perdagangan forex pekan ini, posisi dolar AS pulih dari tekanan sesi sebelumnya dikarenakan peningkatan aset safe haven. Diantara rival dolar AS yang melemah, poundsterling terpangkas dari posisi tertinggi 30 bulan sebelumnya.

Berikut trending topics yang melemahkan poundsterling:
1. Pernyataan PM Inggris Boris Johnson yang memperingatkan lockdown ketiga Inggris dapat berlangsung hingga musim panas. Menteri kabinet Inggris George Eustice juga mengatakan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan penutupan perbatasan penuh.

2. Data dari Kantor Statistik Nasional menunjukkan bahwa penjualan ritel Inggris pulih pada bulan Desember tetapi laju pertumbuhan jauh lebih lambat dari yang diharapkan. Retail sales naik 0,3 persen pada bulan Desember dibandingkan kontraksi 4,1 persen di bulan November. Namun, laju pertumbuhan lebih lemah dari perkiraan ekonom sebesar dengan kenaikan 1,2 persen.

3. Pinjaman bersih sektor publik, tidak termasuk bank sektor publik, berjumlah GBP 34,1 miliar di bulan Desember, yang lebih besar GBP 28,2 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini adalah pinjaman Desember tertinggi dan pinjaman ketiga tertinggi dalam sebulan sejak pencatatan bulanan dimulai pada tahun 1993.

4. Defisit anggaran Inggris meningkat ke level tertinggi ketiga pada bulan Desember.

5. Hasil survei dari IHS Markit dan Chartered Institute of Procurement & Supply menunjukkan bahwa sektor swasta Inggris mencatat penurunan baru pada bulan Januari karena lockdown ketiga mengurangi ekonomi jasa dan memangkas pertumbuhan manufaktur. Indeks output komposit flash turun tajam ke level terendah delapan bulan di 40,6 di Januari dari 50,4 di Desember. Skor tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 50,7.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here