Harga Kopi Naik Dari Harga Terendah 1 1/2 Minggu

240

(Vibiznews – Commodity)  – Harga kopi pada penutupan pasar hari Selasa naik dari harga terendah 1 ½ minggunya karena menguatnya kurs real Brazil

Harga kopi Arabika Maret di ICE New York naik $1.25 (1.01%) menjadi $124.50 dan harga kopi Robusta Maret di ICE London naik 0.61%.

Kurs real Brazil menguat 2.21%  terhadap dolar, sehingga mengakibatkan harga kopi menjadi lebih mahal untuk pembeli di luar Brazil akan berakibat turunnya ekspor.

Harga kopi pada hari Senin turun ke terendah 1 ½ minggu karena persediaan kopi yang dalam pengawasan ICE naik  pada  3 bulan terakhir, dan pada hari Selasa naik ke jumlah tertinggi 6 ¼ bulan sebesar 1.610 juta kantong naik dari jumlah terendah 20 ¾ bulan sebesar 1.096 juta kantong pada 5 Oktober lalu. Persediaan kopi Robusta yang dalam pengawasan ICE juga naik ke jumlah tertinggi 9 ½ bulan pada hari Kamis lalu naik dari jumlah terendah 3 tahun sebesar 10.808 pada 14 Oktober.

Conab pada hari Kamis lalu menyatakan bahwa produksi kopi Robusta Brazil di 2021 akan meningkat sebesar 16% dari tahun lalu menjadi 16.6 juta kantong.

Pada hari Selasa lalu perusahaan kopi Cooxupe memperkirakan ekspor kopi Arabika naik 20% dari tahun lalu menjadi 6 juta kantong.

Brazil National Agricultural statistics agency memperkirakan bahwa  produksi kopi Brazil di 2021 turun 35.7% dari tahun lalu mencapai jumlah 12 tahun terendah di 31.35 juta kantong. Conab mengatakan bahwa hasil kopi Brazil sudah menurun karena menurunnya curah hujan yang mengakibatkan kerusakan di tanaman kopi  yang menurunkan hasil panennya.

Curah hujan di Minas Gerais, daerah perkebunan kopi terbesar di Brazil sebesar 116.4 mm pada minggu lalu atau 176% dari rata-rata.

The Vietnam National Coffee Association mengatakan bahwa produksi kopi Vietnam turun 10% -15% tahun ini karena bencana alam dan turunnya investasi  karena harga kopi murah. Vietnam negara penghasil kopi terbesar ke dua di dunia.

ICO mengatakan bahwa ekspor kopi global pada bulan Oktober- Nopember 2020 naik 6.5% dari tahun lalu menjadi 20.2 juta kantong.

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $122 dan berikut ke $119 sedangkan resistant pertama di $125 kemudian ke $129.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here