Weekly Market Review Soft Commodities : – Coffee – Sugar -Cocoa

533

(Vibiznews – Commodity) –  Pada penutupan pasar hari Jumat harga soft commodities  mixed, dengan harga kopi Arabika  turun ke terendah 2 minggu,  harga kopi Robusta turun,  harga gula di New York  naik dari  harga terendah dua minggu,  dan  harga kakao juga naik.

Harga kopi pada penutupan pasar hari Jumat dengan harga kopi Arabika turun ke terendah 2 minggu, karena hujan turun di Brazil, dan juga melemahnya real Brazil terhadap dolar.

Harga gula pada penutupan pasar hari Jumat di New York naik dari terendah 2 minggu dan ditutup naik dan harga gula di London naik ke tertinggi satu minggu, karena berkurangnya ekspor India.

Harga kakao naik karena permintaan coklat akan naik pada hari Valentine,pada hari perayaan ini biasanya  permintaan coklat meningkat.

Adapun penggerak pasar pada minggu ini adalah sebagai berikut :

Harga kopi Arabika Maret di ICE New York turun $1.05 (0.85%) menjadi $122.95  dan harga kopi Robusta di ICE London  Maret naik 0.23%.

Faktor penggerak pasar Kopi:

  • Produksi kopi  dunia  di 2019/20 ( Oktober – September) turun  6%  dari tahun lalu menjadi   168.553  juta kantong menurut ICO.
  • Konsumsi kopi global turun 0.9% dari tahun lalu menjadi 167.592 juta kantong menurut ICO.
  • Pasar kopi dunia di 2019/20    akan menjadi surplus  961,000 kantong dari  perkiraan sebelumnya 2.265  juta  kantong di 2018/2019  menurut ICO.
  • Produksi kopi Arabika Brazil di 2021  diperkirakan akan turun  7% dari tahun lalu menjadi  31.35 juta kantong jumlah terendah 12 tahun menurut Conab.
  •  Ekspor kopi Brazil di 2020/21 diperkirakan akan meningkat 10% menjadi   64  juta kantong menurut CeCafe.
  • Produksi kopi Arabika global di  Oktober – Nopember naik 6.5% menjadi 20.5 juta kantong menurut ICO
  • Produksi kopi Arabika Colombia turun 6% dari tahun lalu menjadi 9  juta kantong.
  • Ekspor kopi Arabika Colombia naik 9 % dari tahun lalu menjadi 1.271 juta kantong Colombia Coffee Growers Federation
  • Produksi kopi robusta global naik 3.2% dari tahun lalu menjadi 72.822 juta kantong.
  • Ekspor kopi Robusta Vietnam di Januari –  Desember  2020 turun 8.8% dari tahun lalu menjadi 1.511 MMT menurut General Departement of  Vietnam Customs

Analisa tehnikal untuk kopi dengan support pertama di $ 122 dan berikut ke  $116  sedangkan resistant pertama di $ 127 dan berikut ke $ 130. 

Harga gula Maret di ICE New York naik 24 sen (1.54%) menjadi $15.83 dan harga gula ICE London naik 3.28%.

Faktor Penggerak Pasar Gula:

  • Produksi gula dunia di 2020/21 ( April / Maret) naik 0.9% dari tahun lalu menjadi 171.1 MT  setelah turun 8.4%  di 2019/20 menjadi 169.6 MMT menurut ISO.
  • Pasar gula dunia di 2020/21 akan defisit  5  MMT  surplus 1.86 MMT di 2019/20 menurut ISO.
  • Produksi gula Brazil, negara produsen gula terbesar di dunia di tahun 2020/21 diperkirakan  akan naik 32 % dari tahun lalu menjadi 39.3 MMT dari 29.8 MMT di 2019/20  menurut CONAB.
  • Perkiraan produksi gula India di 2020/21 akan turun menjadi sebesar 30.2 MMT dari perkiraan Oktober sebesar 31 MMT menurut Indian Sugar Mills Association (ISMA)
  • Perkiraan ekspor gula India di 2020/21 akan naik 3.5% menjadi 6 MMT menurut USDA-Foreign Agricultural Service (FAS).
  • Produksi gula Thailand di 2020 /21 turun 13% dari tahun lalu menjadi terendah 11 tahun sebesar 7.2 MMT  karena cuaca kering.
  • Perkiraan produksi gula Uni Eropa di 2020/21 turun 5.6% dari tahun lalu menjadi 16.05 MT karena cuaca kering menurut FAS- USDA.

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $15.60 dan berikut ke $15.10 sedangkan resistant pertama di $16.00  dan berikut ke $16.70

Harga kakao Maret di ICE New York naik $21 (0.84%) menjadi $2,531 perton dan harga kakao di ICE London naik 0.41%

Faktor penggerak pasar kakao :

  • Produksi kakao dunia di 2019/20 (Oktober – September) akan turun 8% dari tahun lalu menjadi 4.697 MMT menurut ICCO
  • Perkiraan produksi kakao yang digiling akan turun 3.2% dari tahun lalu menjadi 4.631 MMT penurunan pertama sejak 2016 menurut ICCO.
  • Perkiraan pasar Kakao 2019/20 akan surplus 19,000 MT dari defisit 48,000 MT di 2018/19. menurut ICCO
  • Produksi Ivory Coast di 2019/20 diperkirakan naik 1.2% dari tahun lalu menjadi 2.18 MMT.
  • Produksi Ghana 2019/20 diperkirakan naik 2.3% dari tahun lalu menjadi 850,000 MT menurut ICCO.

Analisa tehnikal untuk kakao dengan support pertama di $2,480 dan berikut ke $2,440 sedangkan resistant pertama di $2,600 dan berikut ke $2,650. 

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here