Harga Kopi Arabika Naik Sedikit Dari Harga Terendah 4 Minggunya

332

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi pada penutupan pasar hari Kamis mixed, Harga kopi Arabika kembali naik dari harga terendah 4 minggu pada hari Kamis minggu lalu. Harga kopi tertekan karena permintaan berkurang dan persediaan yang diawasi ICE pada hari Rabu naik ke jumlah tertinggi 8 bulan dan curah hujan di Brazil meningkat diatas rata-rata.

Harga kopi Arabika Maret di ICE New York naik 10 sen (0.08%) menjadi $121.20 dan harga kopi Robusta di ICE London turun 0.82%

Harga tertekan karena persediaan kopi Arabika yang dalam pengawasan ICE meningkat mencapai jumlah tertinggi 8 bulan menjadi 1.688 juta kantong  sedangkan persediaan kopi robusta dalam pengawasan ICE mencapai jumlah tertinggi 10 bulan.

Curah hujan di Minas Gerais, daerah perkebunan terbesar di Brazil sebesar 78.5 mm pada minggu terakhir atau 160% dari rata-rata.

Pada hari Rabu kopi Robusta turun ke harga tertinggi 3 ½ minggu karena berkurangnya persediaan di Vietnam. Menurut Vietnam General statistics Office pada hari Kamis bahwa ekspor kopi turun 17.6 % dari tahun lalu menjadi 120,000 MT. Juga menurut the Vietnam National Coffee  Association pada 19 Januari lalu bahwa produksi kopi Vietnam turun 10 -15% tahun ini karena bencana alam dan pengurangan investasi karena harga yang murah.

Laporan dari Cecafe pada hari Selasa bahwa ekspor Brazil pada bulan Januari turun 9.3% dari tahun lalu menjadi 2.65 juta kantong.

Kopi Arabika pada hari Kamis turun ke terendah 4 minggu karena permintaan berkurang akibat lockdown pandemi covid 19 yang menutup restoran dan cafe. ICO pada hari Senin melaporkan bahwa perkiraan produksi global di 2020/21 naik 1.9% dari tahun lalu menjadi 171.896 juta kantong dari surplus kopi global di 2020/21 5.268 kantong, naik 27% dari tahun lalu ke tertinggi 3 tahun. Persediaan kopi global menurut ICO dari Oktober – Desember hampir sama namun ekspor naik 6.1% dari tahun lalu menjadi 31.59 juta kantong.

Petani Colombia melaporkan bahwa ekspor kopi Colombia naik 3% dari tahun lalu menjadi 1.102 juta kantong. Colombia negara produsen kopi arabika terbesar ke dua di dunia.

Persediaan kopi dalam pengawasan ICE sebesar 1.688 juta kantong.

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $119 kemudian ke $116 sedangkan resistant pertama di $122 kemudian ke $124

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here