Harga Jagung Turun di Akhir Minggu, Karena Produksi Jagung Argentina & Brazil Meningkat

357

(Vibiznews – Commodity) – Harga jagung pada penutupan pasar hari Jumat kembali turun dari kenaikan pada hari Kamis, karena produksi jagung di Argentina & Brazil meningkat. Dengan meningkatnya produksi Argentina & Brazil pembeli terbesar Cina akan kembali membeli dari Amerika Selatan dan membuat ekspor jagung AS akan berkurang.

Harga jagung Maret di CBOT turun 2.25 sen menjadi $5.3875 per bushel

Pada hari Jumat ada pemesan ekspor besar oleh swasta ke Costa Rica sebesar 195,338 MT ( 70% dari persediaan lama dan 30% dari persediaan baru) dan ke   Guatemala Internationally  sebesar  115,577 MT dari persediaan lama.

Turki melakukan tender di pasar internasional sebesar 235,000 MT.

Rosario Grains Exchange meningkatkan produksi jagung Argentina sebesar 2,5 MMT menjadi 48 MMT.

CONAB meningkatkan produksi jagung Brazil 3.17 MMT dari bulan lalu menjadi 105.48 MMT dibanding bulan lalu di 102.3 MT dan di bawah perkiraan USDA 109 MT. Perkiraan panen jagung naik menjadi 3.2 MT masih dibawah perkiraan USDA 3.5 MT.

Pada hari Kamis harga jagung meningkat karena peningkatan ekspor mingguan Laporan ekspor mingguan jagung dari USDA sebesar 1.449 MMT jagung dari persediaan lama sampai 4 Februari naik 49% dari tahun lalu dan diatas perkiraan 800k -1.400MT. Negara pembeli terbesar Jepang dan Mexico. Total ekspor yang akan dikirim masih 87% dari perkiraan USDA. Pengiriman yang sudah berlangsung dalam 5 bulan ini sebesar 33% dari perkiraan  . Penjualan ekspor mingguan dari persediaan baru di bawah perkiraan 200k -400k MT, sebesar 12,167 MT. Total penjualan ekspor dari persediaan baru sebesar 35,409 mbu sampai 4 Februari.

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama di $5.25 dan berikut ke $5.15 sedangkan resistant pertama di $5.46 dan berikut ke $5.58.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here