IHSG Jumat Pagi Bergerak Terbatas ke 6.204; Bursa Asia Mixed Setelah Koreksi Wall Street

118
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat  pagi ini (19/2) terpantau menguat terbatas 4,373 poin (0,07%) ke level 6.204,681 setelah dibuka naik tipis ke level 6.200,684. IHSG dimulai dengan pergerakan terbatas setelah terkoreksi 2 hari, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed setelah Wall Street terkoreksi oleh data klaim pengangguran AS yang melebihi ekspektasi yang menunjukkan masih rawannya ekonomi di Amerika.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah 0,19% atau 27 poin ke level Rp 14.052, dengan dollar AS di pasar uang Asia tertahan setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; ditekan oleh data tenaga kerja yang mengecewakan dan menggerus optimisme pemulihan ekonomi yang diharapkan cepat karena vaksinasi. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.025.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat tipis 0,376 poin (0,01%) ke level 6.200,684. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,687 poin (0,07%) ke level 941,366. Pagi ini IHSG menguat 4,373 poin (0,07%) ke level 6.204,681. Sementara LQ45 terlihat naik 0,01% atau 0,121 poin ke level 940,800.

Tercatat saat ini sebanyak 98 saham naik, 204 saham turun dan 167 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Jumat  subuh WIB ini berakhir terkoreksi profit taking setelah rilis klaim pengangguran yang jauh di atas perkiraan. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya menurun menyusul pelemahan Wall Street, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,92%, dan Indeks Hang Seng yang turun 0,42%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam pergerakan terbatas setelah terkoreksi 2 hari, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed setelah Wall Street terkoreksi data klaim pengangguran AS yang melebihi ekspektasi. Berikutnya IHSG kemungkinan range terbatas dalam wait and see antara melanjutkan profit taking atau mulai balik mengejar tren bullish, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.322 dan 6.505. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.018, dan bila tembus ke level 5.735.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here