Harga Jagung Turun Pada Akhir Minggu, Karena Penurunan Ekspor Mingguan

401

(Vibiznews – Commodity) – Harga jagung pada penutupan pasar hari Jumat mengalami penurunan setelah Laporan Ekspor mingguan menunjukkan penjualan ekspor jagung jumlahnya terendah 6 minggu.

Harga jagung Mei di CBOT turun 7.25 sen menjadi $5.4175 per bushel.

Laporan ekspor mingguan dari USDA sebesar 999.165 MT jagung yang dipesan sampai 11 Februari, jumlah terendah 6 minggu tetapi masuk perkiraan 08 -1.2 MMT, Perkiraan Penjualan dari persediaan baru sebesar 182,612 MT masih diatas perkiraan 0 -501k barel.

Perkiraan USDA pada hari Kamis bahwa area penanaman jagung di 2021 sebesar 92 juta are.

Laporan produksi etanol dari EIA akan ada penurunan sebesar 26k bpd menjadi 911,000 bpd sampai 12 Februari. Persediaan meningkat pada minggu ini naik 501k barel menjadi 24.297 juta barel.

Panen jagung di Brazil telah selesai 20.6% di daerah Pusat dan Selatan Brazil, lebih tinggi dari tahun lalu pada periode yang sama 17.6% dan diatas rata-rata 15.5%. Namun karena cuaca kering maka terjadi kerusakan di ladang jagung di daerah Rio Grande de Sul dan Santa Catarina di bulan September dan Nopember menurut DataGro.

Hujan turun di pusat dan utara Brazil pada minggu lalu, tapi petani masih bisa melakukan panen jagung. Di Selatan Brazil dan Argentina masih kering.Penanaman jagung untuk panen kedua diperkirakan akan sebesar 92 juta are

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama di $5.46 dan berikut ke $5.37 sedangkan support di $ 5.55 dan berikut ke $5.68

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here