Harga Kedelai Naik karena Persediaan Sedikit

168

(Vibiznews – Commodity) – Harga kedelai naik untuk kedua kalinya pada hari Senin setelah USDA (US Departement of Agriculture) memperkirakan bahwa persediaan domestik kedelai akan sedikit sampai menjelang tahun 2020, sehingga menjadi persediaan global dikhawatirkan akan turun.

Harga kedelai Mei di CBOT naik 7.50 sen menjadi $13,8750 perbushel, harga soymeal Mei turun 7 sen menjadi $422.90 per ton, harga minyak kedelai Mei naik 33 sen menjadi $47.22.

Laporan pengiriman ekspor mingguan USDA sebesar 721,845 MT kedelai yang dikirim sampai 18 Februari, Akumulasi pengiriman kedelai sebesar 50.92 MMT sampai 18 Februari.

Laporan dari BAGE panen di Argentina sudah selesai 11% panen Argentina pada minggu ini sangat lambat walaupun naik dari 8% pada minggu lalu.

Panen kedelai di Brazil sudah selesai 12.4% masih dibawah rata-rata 5 tahun di 30.5% menurut laporan pada hari Jumat.

Harga kedelai naik untuk kedua kalinya pada hari Senin setelah USDA (US Departement of Agriculture) memperkirakan bahwa persediaan domestik kedelai akan sedikit sampai menjelang tahun 2020, sehingga menjadi persediaan global dikhawatirkan akan turun.

Persediaan kedelai akan meningkat pada akhir tahun marketing 2021/22 pada 31 Agustus 2022, karena meningkatnya permintaan membuat hasil panen meningkat setelah penanaman kedelai pada musim semi 2021.

Penjualan kedelai Brazil akan membuat permintaan kedelai dari AS berkurang karena harga di Brazil 30 sen lebih murah membuat Cina membeli kedelai dari Brazil,

Permintaan yang tinggi dari domestik dan juga ekspor membuat persediaan kedelai di AS turun, sehingga bisa tidak ada lagi yang bisa dijual.

Analisa tehnikal untuk kedelai dengan support pertama di $13.66 dan berikut ke $13.42 sedangkan resistant pertama di $13.95 dan berikut ke $14.07.

Loni T/ Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting.

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here