Harga Gula Naik, Perkiraan Turunnya Persediaan Gula Global

170

(Vibiznews – Commodity) – Harga gula pada penutupan pasar hari Selasa kembali naik namun masih di bawah harga tertinggi 4 tahunnya, karena turunnya persediaan gula global

Harga gula Mei di ICE New York naik 22 sen (1.36%) menjadi $16.43 dan harga gula Mei di ICE London naik 1.68%.

Harga gula naik karena kekhawatiran persediaan gula global turun, sehingga trader membeli gula di perdagangan pasar berjangka. Brazil melaporkan pada hari Senin bahwa pengirimannya tertunda karena persediaan kedelai yang harus dikirimkan masih banyak menyebabkan pengiriman gula harus antri di pelabuhan Brazil dan diperkirakan akan berlangsung sampai bulan Mei sampai jumlah panen gula normal kembali untuk di ekspor.

Pada hari Selasa Real Brazil melemah 0.78% mencapai kurs terendah 3 ¾ bulan terhadap dolar. Melemahnya real membuat harga gula Brazil lebih murah oleh pembeli luar negeri sehingga mendorong kenaikan ekspor.

Produksi gula Uni Eropa di tahun 2021/22 diperkirakan akan turun 12% dari tahun lalu menjadi 15.4 MMT menurut European Commission.

Harga minyak mentah yang naik pada saat ini membuat harga etanol meningkat sebagai bahan bakar pengganti, harga etanol naik membuat pabrik-pabrik penggilingan tebu di Brazil lebih memilih untuk membuat etanol daripada gula sehingga persediaan gula turun.

Harga gula juga naik karena produksi Thailand, negara eksportir gula terbesar ke dua di dunia. The Thailand Office of Cane & Sugar Board melaporkan pada 16 Februari bahwa produksi gula di Thailand di 2020/21 selama 10 Desember – 12 Februari turun 23% dari tahun lalu menjadi 5.5 MMT.

Harga gula juga naik karena The Indian Sugar Mills Association (ISMA) pada 18 Februari memperkatakan bahwa pabrik gula mengekspor gula sebesar 2.5 MMT, dibawah target pemerintah 6 MMT. Menurut the All India Sugar Trade Association ekspor gula India diperkirakan hanya sebesar 4.3 MMT turun 25% dari 2019/20.

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $16.10 dan berikut ke $15.80 sedangkan resistant pertama di $16.70 dan berikut ke $17.00.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here