Forex Eropa EURUSD 4 Maret: Terbebani Data Ritel Yang Mengecewakan

417
Vibizmedia Photo

(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (4/3/2021) posisi euro dalam pair EURUSD masih dibawah tekanan kenaikan yield obligasi AS yang menembus posisi support kuat hariannya. Sentimen investor tertekan oleh lambannya vaksinasi COVID-19 di UE dan dampaknya terhadap pemulihan ekonomi Eropa.

Laporan ekonomi yang masuk mengecewakan,  penjualan ritel di zona euro anjlok 5,9% pada bulan Januari, penurunan terbesar sejak rekor kemerosotan April dan lebih rendah dibandingkan dengan perkiraan pasar penurunan 1,1%. Sementara itu survei PMI menunjukkan sektor konstruksi Zona Euro juga mengalami kontraksi tajam pada Februari selama 12 bulan berturut-turut.

Sentimen lain yang membebani pair datang pernyataan dari sejumlah pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa minggu ini menunjukkan otoritas moneter kawasan tersebut  siap memberikan lebih banyak stimulus jika diperlukan untuk menjaga imbal hasil turun dan mendukung ekonomi.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang merangkak naik di pasar uang Eropa setelah menguat; terdongkrak oleh naiknya kembali yields obligasi Pemerintah AS dengan pasar menantikan pidato Chairman the Fed malam ini.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD melemah, pair kini berada di posisi 1.2031 dan sedang turun mendekati posisi  support lemahnya  di 1.2002 – 1.1968. Namun jika kuat kembali, akan naik menuju posisi pivot 1.2072 dan jika tembus mendaki ke resisten kuat di 1.2102 – 1.2150.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here