Harga Minyak Kedelai Masih Naik, Diantara Turunnya Harga Biji-bijian Pada Penutupan Pasar Hari Rabu

288

(Vibiznews – Commodity) – Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Rabu 3 Maret 2021,  harga biji-bijian semua turun , sementara menantikan Laporan Ekspor Mingguan USDA pada hari Kamis, harga jagung turun, karena produksi etanol turun, harga kedelai turun dan harga gandum juga turun.

Penutupan Pasar pada Hari Rabu untuk Biji-bijian:

Jagung
Harga jagung Mei di CBOT turun 9.75 sen (1.79%) menjadi $5.3525 per bushel.

Produksi etanol mingguan sampai 24 Februari sebesar 849k barels per hari, masih belum sampai 911k bpd pada musim dingin tetapi masih diatas 659k bpd di minggu lalu. Produksi etanol yang turun membuat persediaan turun pada akhir minggu menjadi 22.425 m barels, turun 360k.

Perkiraan Laporan ekspor mingguan USDA untuk jagung yang dilaporkan pada hari Kamis sebesar 400k – 800k MT sampai 25 Februari. Dari persediaan baru antara 50k – 500k MT.

Kedelai

Harga kedelai Mei di CBOT turun 5 sen (0.35%) menjadi $14.07 per bushel, harga soymeal Mei turun $2.9 (0.69%) menjadi $418.8 per ton dan harga minyak kedelai Mei naik 12 sen (0.24%) menjadi $48.78.

Perkiraan Laporan ekspor mingguan USDA untuk kedelai sebesar 100k – 500k MT sampai 25 Februari, dari persediaan baru diperkirakan di bawah 300k MT. Untuk soymeal ekspor mingguan diperkirakan antara 100k -300k MT dan untuk minyak kedelai kurang dari 25k MT.

Gandum
Harga gandum Mei di CBOT turun 10.2 sen (1.54%) menjadi $6.56 per bushel.

Perkiraan laporan penjualan ekspor mingguan yang diumumkan hari Kamis oleh USDA rangenya sebesar 100k – 500k MT.

Pesanan gandum melalui tender oleh Philipina sebesar 145,000 MT gandum, Jepang membeli 82,937 MT gandum dari AS dan Canada dalam tender mingguannya.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here