Data Persediaan dari WASDE Tidak Berubah Akibatnya Harga Jagung Turun

243

(Vibiznews – Commodity) – Harga jagung turun pada penutupan pasar hari Selasa setelah Laporan Bulanan Perkiraan Persediaan dan Permintaan Maret dari WASDE, perkiraan persediaan jagung global naik 1.14 MMT menjadi sebesar 287.67 MMT. Penjualan jagung di pasar global naik 850k MT, sehingga mengurangi pasar jagung AS menjadi 35.4%.

Harga jagung Mei di CBOT turun 1.25 sen (0.23%) menjadi $5.4560 per bushel.

Laporan Perkiraan Persediaan dan Permintaan bulan Maret – WASDE dari USDA:

  •  Perkiraan persediaan jagung 2020/21 di Amerika Serikat di bulan Maret tidak berubah dari bulan lalu dan Perkiraan harga rata-rata dari petani tidak berubah di $4.30 per bushel.
  • Perkiraan produksi jagung global di 2020/21 diperkirakan naik 5.9 juta ton menjadi 1,444.8 juta ton.
  • Pada 2020/21 perkiraan produksi jagung di negara di luar AS meningkat sehingga membuat perkiraan persediaan akhir naik dari bulan lalu. Perkiraan produksi jagung meningkat di India, Afrika Selatan dan Bangladesh namun dikurangi dengan turunnya produksi di Mexico. Untuk India selain peningkatan produksi juga meningkatnya area penanaman dan hasil panen. Kenaikan produksi di Afrika Selatan karena kenaikan dari hasil panen.
  • Perkiraan Ekspor jagung meningkat di India, Vietnam dan Afrika Selatan, sedangkan import meningkat di Vietnam, Bangladesh dan Philipina.
  • Perkiraan Persediaan akhir  jagung global naik 1.1 juta ton dari bulan lalu menjadi 287.7 juta ton

USDA tidak merubah perkiraan produksi Brazil dan Argentina sama dengan bulan sebelumnya sebesar 109 MMT produksi Brazil dan Argentina sebesar 47.5 MMT. Perkiraan dari persediaan Cina juga tidak ada perubahan

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama di $5.41 dan berikut ke $5.33 sedangkan resistant $5.56.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here