Harga Minyak Sawit Naik Ke Harga Tertinggi 10 Tahun

260

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit pada penutupan pasar hari Selasa naik  melanjutkan kenaikan harga pada hari Senin sehingga  mencapai harga tertinggi 10 tahun, karena faktor eksternal mengikuti kenaikan dari minyak kedelai dan harga minyak mentah, sementara menantikan Laporan Bulanan Persediaan dan Permintaan dari MPOB pada tanggal 10 Maret.

Harga minyak sawit Mei pada penutupan pasar hari Selasa 9 Maret 2021, di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup naik 40 ringgit atau 1.03% menjadi 3,918 ringgit ($952.13) per ton, mencapai harga tertinggi sejak 14 Februari 2011, sehingga harga minyak sawit naik lima hari berturut-turut.

Harga minyak sawit kembali naik karena mengikuti kenaikan dari harga minyak mentah dan minyak kedelai, namun kenaikan tersebut terhambat karena data-data fundamental minyak sawit di Malaysia menurunkan harga.

Pasar menantikan Laporan Bulanan Persediaan dan permintaan dari the Malaysian Palm Oil Board dan juga laporan ekspor 1 – 10 Maret dari cargo surveyor pada hari yang sama.

Survey dari Reuter pada minggu lalu memperkirakan persediaan pada akhir Februari akan meningkat 7% menjadi 1.42 juta ton karena produksi yang meningkat dan juga ekspor yang berkurang.

Impor India pada bulan Maret dan April diperkirakan akan naik kembali karena permintaan minyak sawit meningkat dari hotel dan restoran, turunnya pengiriman minyak sawit pada bulan-bulan sebelumnya membuat persediaan minyak sawit di India sedikit.

Harga minyak mentah pada pertengahan pasar sempat naik 5.7% pada hari Senin, sehingga membuat harga minyak sawit meningkat.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama di 3,860 ringgit kemudian ke 3,810 ringgit sedangkan resistant pertama di 3,950 ringgit dan berikut ke 4,010 ringgit.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here