Harga Biji-bijian Semua Turun Setelah Laporan Ekspor Mingguan, Penutupan Pasar Hari Kamis

215

(Vibiznews – Commodity) – Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 18 Maret 2021 , harga biji-bijian semua turun setelah Laporan Ekspor Mingguan USDA pada hari Kamis harga jagung turun mengikuti turunnya harga minyak mentah, harga kedelai turun karena ekspor mingguan turun dan harga gandum turun.

Penutupan Pasar pada Hari Kamis untuk Biji-bijian:
Jagung
Harga jagung Mei di CBOT turun 11.50 sen (2.06%) menjadi $5.4650 per bushel
Harga jagung turun pada penutupan pasar hari Kamis, karena penurunan tajam dari minyak mentah membuat permintaan etanol berkurang, cuaca di Amerika Selatan sudah normal kembali.

Laporan Penjualan Ekspor Mingguan dari USDA untuk Jagung sebesar 985,890 MT dari persediaan lama sampai 11 Maret, masih dalam perkiraan dan naik 9% dari tahun lalu pada minggu yang sama. Total ekspor yang akan dikirim dari persediaan lama sebesar 2.382 bbu. Dari persediaan baru ekspor mingguan sebsar 240,876 MT sehingga total yang akan dikirim sebesar 1.795 MMT.

Laporan penjualan harian USDA ada penjualan swasta ke Cina sebesar 696,000 MT.
Turki memesan jagung dengan tender dari pasar Internasional sebesar 115,000 MT.

Kedelai

Harga kedelai Mei di CBOT turun 25.50 sen (1.80%) menjadi $13.8050 per bushel, harga soymeal Mei turun $6.7 (1.65%) menjadi $398.20 per ton dan harga minyak kedelai turun $1.08 (1.98%) menjadi $53.52.

Harga kedelai pada penutupan pasar hari Kamis turun setelah Laporan Ekspor Mingguan dari USDA untuk kedelai yang dipesan dari persediaan lama sebesar 202,406 MT sampai 11 Maret, turun 66% dari minggu lalu tapi masih dalam range perkiraan, Untuk penjualan ekspor dari persediaan baru tidak ada.

Untuk soymeal ekspor mingguan sebesar 234,635 MT dipesan sampai 11 Maret, ada pembatalan 333 MT dari pesanan 2021/22 dan Laporan ekspor mingguan untuk minyak kedelai sebesar 19,081 MT.

Gandum
Harga gandum Mei di CBOT turun 9.50 sen (1.48%) menjadi $6.3050 per bushel.

Harga gandum turun pada penutupan pasar hari Kamis setelah Laporan Ekspor Mingguan USDA sebesar 390,075 MT gandum dipesan sampai 11 Maret naik 15% dari tahun lalu pada minggu yang sama dan masih masuk dalam range perkiraan. Sehingga akumulasi ekspor sebesar 18.759 MMT (689 mbu) atau 70% dari total. Ekspor mingguan dari persediaan baru sebesar 139k MT.

Jepang membuat MOA untuk memesan gandum sebesar 135,600 MT ( 57,365 MT dari AS) dalam tender mingguannya. Korea Selatan membeli 50k MT gandum juga dari AS.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here