IHSG Selasa Pagi Menguat ke Sekitar Level 6.315; Bursa Asia Bias Menguat, Turunnya Yields Obligasi

408
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa  pagi ini (23/3) terpantau menguat 14,286 poin (0,23%) ke level 6.315,417 setelah dibuka naik ke level 6.334,750. IHSG dimulai dengan rebound setelah koreksi kemarin searah regional, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat setelah kenaikan di Wall Street dengan turunnya yields Treasury AS 2023.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah terbatas 0,06% atau 8 poin ke level Rp 14.420, dengan dollar AS di pasar uang Asia naik setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; ditahan pergerakannya dengan investor mencermati pernyataan para pimpinan the Fed minggu ini tentang sejauh mana kenaikan yields obligasi AS dilepas. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.402.

Mengawali perdagangannya, IHSG rebound 33,619 poin (0,53%) ke level 6.334,750. Sedangkan indeks LQ45 naik 6,461 poin (0,68%) ke level 950,742. Pagi ini IHSG menguat 14,286 poin (0,23%) ke level 6.315,417. Sementara LQ45 terlihat naik 0,57% atau 5,338 poin ke level 949,619.

Tercatat saat ini sebanyak 166 saham naik, 255 saham turun dan 169 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Selasa  subuh WIB ini berakhir menguat dipimpin sector teknologi oleh turunnya yields obligasi AS. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya bias menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,24%, dan Indeks Hang Seng yang turun 1,35%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound mengikuti regional setelah koreksi kemarin, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya menyusul kenaikan Wall Street dengan saham sector teknologi jadi perhatian. Berikutnya IHSG kemungkinan akan tetap di sekitar area konsolidasinya ini, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.394 dan 6.505. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.167, dan bila tembus ke level 6.018.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here