Harga Emas Naik Tertinggi 1 Minggu Seiring Pelemahan Dolar AS

207

(Vibiznews – Commodity) Harga Emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu pada hari Selasa (06/04), didukung oleh pelemahan dolar AS dan imbal hasil Treasury AS, meskipun minat yang lebih kuat untuk aset berisiko membuat kenaikan emas tertahan.

Harga emas spot LLG naik 0,38% menjadi $ 1.734.77 per ons setelah mencapai level tertinggi sejak 25 Maret di $ 1.738.32.

Harga Emas berjangka AS naik 0,37% menjadi $ 1.735,20.

Membuat emas terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya, dolar AS turun 0,3% terhadap sekeranjang rival, sementara imbal hasil Treasury AS lebih rendah.

Namun, sentimen risiko di pasar keuangan yang lebih luas tetap optimis, dengan ekuitas global pada rekor tertinggi di tengah data ekonomi yang kuat dari Amerika Serikat, mengurangi permintaan untuk aset safe-havens seperti emas.

Investor juga menunggu risalah pada hari Rabu dari pertemuan terakhir Federal Reserve AS untuk petunjuk lebih lanjut tentang prospek kebijakan moneter.

Presiden Bank Fed Cleveland Loretta Mester pada hari Senin mengatakan bahwa prospek ekonomi AS cerah, meskipun The Fed harus tetap berpegang pada kebijakan mudahnya untuk mendukung pertumbuhan lebih lanjut.

Pada logam mulia lainnya, perak naik 0,3% menjadi $ 24,98 per ons, paladium bertambah 0,2% menjadi $ 2.670,17 dan platinum turun 0,6% menjadi $ 1.201,85.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas bergerak naik dengan melemahnya dolar AS dan imbal hasil Treasury AS. Namun optimisme pemulihan ekonomi global dan kenaikan bursa saham, dapat menahan pergerakan emas lebih lanjut. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1.745-$ 1.758. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $ 1.731-$ 1.726.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here