Forex Eropa GBPUSD 8 April: Poundsterling Dibebani Masalah Vaksin

266
London - Vibizmedia Photo

(Vibiznews-Forex) – Posisi poundsterling dalam pair GBPUSD pada perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (8/4/2021) terdesak ke posisi pembukaan di area support setelah sempat naik mendekati posisi resisten kuat hariannya. Poundsterling mendapat tekanan dari permasalahan vaksinasi di Inggris dan rebound yield obligasi AS.

Pemerintah Inggris akan menurunkan prioritas penggunaan suntikan AstraZeneca untuk mereka yang berusia di bawah 30 tahun,  karena dapat menyebabkan pembekuan darah. Regulator Inggris dan UE  mengumumkan ada hubungan antara kasus trombosis langka dengan vaksinasi. Namun demikian, meskipun hanya ada sekitar 80 insiden per 20 juta orang di Inggris – kemungkinan 1 hingga 250.000 terjadinya pembekuan.

Pair  dapat menjadi stabil setelah risalah rapat Federal Reserve menunjukkan komitmen berkelanjutan untuk mendukung perekonomian meskipun prospeknya membaik. Bank sentral paling kuat di dunia menginginkan hasil, bukan mengharapkan kenaikan inflasi sebelum mempertimbangkan penarikan stimulus.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang menurun di pasar uang Eropa setelah rebound terbatas; berada di sekitar 2 minggu terendahnya oleh turunnya yields obligasi Pemerintah AS di tengah rilis risalah the Fed yang tidak memberikan katalis baru bagi pasar.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD rebound, dan kini pair berada di posisi 1.3738 yang  sedang turun kembali menuju posisi  1.3718, jika   tembus  akan meluncur ke support kuatnya di 1.3694 – 1.3660. Namun jika bergerak kuat akan mendaki kembali ke posisi 1.3781, jika tembus akan naik ke resisten kuat di 1.3810 – 1.3840.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here